Get Adobe Flash player
KALENDER
August 2017
M T W T F S S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
AFILIANSI


Author Archive

Aksi Teatrikal Bakal Warnai Peringatan HUT ke 72 Republik Indonesia

IMG-20170815-WA0107

Malang – Berbagai persiapan dilakukan dengan matang dan serius, jelang peringatan HUT ke 72 Republik Indonesia di Kota Malang pada 17 Agustus mendatang. Seperti tahun – tahun sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Malang menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selalu dipercaya untuk turut aktif dalam mempersiapkan puncak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ditandai dengan gelaran upacara detik – detik Proklamasi di halaman Balaikota Malang.

FB_IMG_1502793847587

Dan seperti pada tahun – tahun sebelumnya, amanah yang diberikan Pemerintah Kota Malang pada Dinas Pendidikan yang kini dikepalai oleh Dra. Zubaidah, MM inipun telah melakukan berbagai persiapan. Selain menggelar seleksi anggota pengibar bendera pusaka kota Malang (Paskibraka) Dinas Pendidikan Kota Malang juga melakukan persiapan unjuk kreasi pelajar Kota Malang salah satunya aksi teatrikal yang bakal dibawakan oleh ratusan pelajar Kota Malang.

IMG-20170815-WA0112

Sekitar 200 siswa SMA Katolik Kolese Santo Yusup atau yang akrab disebut SMA Hua-Ind bakal menampilkan suguhan teatrikal dalam momen berharga Rakyat Indonesia di akhir gelaran upacara detik – detik proklamasi yang bakal digelar pada Kamis, 17 Agustus 2017.

Aksi teatrikal pelajar Hua Ind yang berjudul “Perjuangan di Bhumi Arema” secara garis besar mengambarkan aksi heroik para pahlawan asli Arek Malang (Arema) dalam merebut kemerdekaan dan memperjuangkannya dari tangan penjajah. Aksi teatrikal ini bakal berjalan meriah dan tergambar jelas seolah – olah perjuangan para pahlawan tersaji dihadapan para hadirin dengan berkolaborasinya para pelajar dengan beberapa pihak seperti TNI, Polri, hingga Willys Malang Club.

IMG-20170815-WA0101

Usai serangkaian acara upacara bendera berlangsung, dilakukan ramah tamah dengan para pasukan veteran yang ada di Kota Malang dan pada sore pukul 16.00 WIB digelar upacara penurunan bendera.

Persiapan tak kalah seriusnya juga dilakukan oleh para Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Malang. Mereka sudah berlatih dengan serius sedari jauh hari. Anggota Paskibra yang diambil dari siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se Kota Malang ini sudah berlatih pagi hingga sore di kawasan Kantor Balai Kota Malang agar bisa sukses menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada momen Hari Proklamasi.

FB_IMG_1502793807727

Siswi SMA Negeri 1 Kota Malang, Melvina Flores Angelina Arshinta dan siswi SMA Negeri 6 Kota Malang, Diana Yuliantika didaulat menjadi pembawa baki pusaka pada momen upacara bendera 17 Agustus mendatang. Rencananya, para anggota Paskibra ini akan dikukuhkan pada 15 Agustus di Ruang Sidang Balai Kota Malang sebelum mereka mengemban tugas mulia tersebut.

Rangkaian acara jelang HUT ke 72 Kemerdekaan Republik Indonesia juga sudah disiapkan. Pada tanggal 16 Agustus, panjatan doa bersama akan dilakukan di Balai Kota Malang dan dilanjutkan dengan Apel Kehormatan serta Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Suropati. (fandi harianto/saadah/humas Pemkot Malang)

SDN Tlogomas 2 Malang Berdayakan Aloe Vera

P_20170815_132110

Malang – Sejak tahun 2016 lalu SDN Tlogomas 2 Malang memberdayakan tanaman aloe vera atau yang biasa disebut masyarakat luas dengan nama lidah buaya. Awal jajaran satuan lembaga pendidikan jenjang SD yang kini dikepalai oleh Sutiyono, S.Pd., M.Pd ini berkat partisipasi salah satu orang tua siswa yang bekerja dan memiliki kemampuan dibidang pengolahan produk aloe vera.

IMG-20170815-WA0095

Melihat peluang yang ada, Sutiyono selaku Kepala SDN Tlogomas 2 Malang tidak menyia nyiakan penawaran yang mungkin tidak akan datang kedua kalinya itu.

IMG-20170815-WA0011_1

” Awalnya kami diberikan bibit tanaman aloe vera dan kemudian ditindak lanjuti dengan pemberian pelatihan pembuatan beberapa produk berbahan dasar tanaman yang jika dikupas kulitnya itu mengandung lendir. ” jelas Sutiyono diruang kerjanya.

P_20170815_151023_1

Lebih lanjut Sutiono menuturkan beberapa produk olahan berbahan dasar aloe vera yang berhasil dibuat dan hingga saat ini merupakan produk unggulan yang selalu disajikan pada para tamu yang datang ke SDN Tlogomas 2 Malang yakni berupa nata de coco, pudding dan sabun cuci piring.

IMG-20170815-WA0094

Pelatihan yang dijalani oleh pendidik di SDN Tlogomas 2 Malang itupun kemudian diimbaskan kepada peserta didik. Dan diluar dugaan, animo orangtua juga sangat besar akan budidaya dan pemberdayaan aloe vera ini.

IMG-20170815-WA0096

Proses penanaman, perawatan dan harganya yang terjangkau membuat budidaya aloe vera tetap dipertahankan di sekolah yang terletak dikawasan jalan Raya Tlogomas No. 01 ini. Ditambah pula proses produksi yang bisa dilakukan secara sederhana namun memiliki manfaat yang luar biasa menjadi daya tarik tersendiri. (fandi harianto)

SDN Lowokwaru 2 Malang Optimis Hadapi Adiwiyata Nasional

FB_IMG_1502771531241

Malang – Usai menjadi pemenang pada ajang lomba Budaya Mutu tingkat Nasional pada tahun 2016 lalu, kini SDN Lowokwaru 2 Malang yang berada dikawasan jalan Tretes No. 3 terus berbenah diri hadapi Adiwiyata Nasional tahun 2017. Satuan lembaga pendidikan jenjang SD yang kini dikepalai oleh Drs. Tjatur Supri Handoko, MM inipun optimis bakal lolos di ajang Adiwiyata Nasional 2017.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh jajaran SDN Lowokwaru 2 Malang dengan membentuk Tim Khusus Adiwiyata Nasional yang dikoordinatori oleh Umi Romadiyah, M.Pd yang kesehariannya merupakan guru kelas tiga. Beberapa kelompok kerja (Pokja) juga dibentuk guna memperlancar dan mempertegas tigas, tanggingjawab dan wewenang dalam mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan.

FB_IMG_1502771726680

Beberapa pokja yang dibentuk oleh SD yang berdiri pada tahun 1945 silam itu diantaranya Pokja energi dan kantin, sampah dan kompos, daur ulang dan produk unggulan, air dan sanitasi, greenhouse pembibitan, pembudidayaan lele, biopori, kamar mandi, penanganan limbah cair.

FB_IMG_1502771608524

Tidak hanya itu saja, sekolah yang memiliki luasan 3.892 meter persegi itupun mengembangkan produk unggulan sirup berbahan dasar daun mangga serta teh dari bunga melati. Daur ulang sampah dirupakan dalam bentuk topeng patas sebagai upaya nguri – nguri budaya Malangan,

” Kami terus berupaya semaksimal mungkin menumbuhkembangkan karakter peduli dan cinta lingkungan pada 618 peserta didik yang kini terbagi dalam 19 rombel dengan 35 orang pendidik dan tenaga kependidikan. Salah satunya melalui pencanangan program Samusata Sagusata (Satu murid satu tanaman, satu guru satu tanaman) ” tutur Kepala SDN Lowokwaru 2 Malang Drs. Tjatur Supri Handoko, MM.

FB_IMG_1502771678935

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Catur itupun menuturkan banyaknya jumlah keluarga besar yang ada di lembaga pendidikannya membawa konsekuensi tersendiri diantaranya melimpahnya limbah cair baik itu oleh aktivitas dikamar mandi maupun aktifitas wudhu sebagai bagian dari kegiatan ibadah. Hal itupun disikapi dengan kegiatan penangan limbah cair yang diolah secara sederhana yang kemudian dimanfaatkan kembali untuk menyirami tanaman yang ada. Sehingga penghematan air dapat dilakukan oleh SDN Lowokwaru 2 Malang.

Pengadaan sarana prasarana penunjang Adiwiyata terus dilakukan oleh SDN Lowokwaru 2 Malang dengan membuat 100 buah biopori yang tersebar disegenap penjuru sekolah. Berbagai tanaman sebagai bagian dari keragaman hayati terus ditambah dan ditanam agar kerindangan dan keasrian lingkungan SDN Lowokwaru 2 Malang dapat tercipta dengan baik.

FB_IMG_1502772201788

Program yang terencana dan tersusun tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan ataupun partisipasi dari semua unsur yang ada termasuk peserta didik ataupun orangtua didik. Untuk membangun kebersamaan dan menciptakan kondisi partisipatif itulah, secara rutin SDN Lowokwaru 2 Malang menggelar lomba kebersihan, kerapian dan pemenuhan sarpras standart kelas setiap tahunnya. (fandi harianto)

SDN Model Serius Garap Sekam Hadapi Adiwiyata Nasional

FB_IMG_1502791003647

Malang – Menjadi sekolah percontohan dan selalu meraih prestasi baik secara kelembagaan maupun perseorangan tidak serta merta membuat jajaran SDN Model yang kini dikepalai oleh Suparti, S.Pd., M.Pd itu jumawa. Sekolah jenjang SD yang berada dikawasan jalan Raya Tlogowaru No. 03 itupun selalu optimal menunaikan tugas manakala dipercaya untuk mewakili kota Malang ataupun propinsi Jawa Timur maju dalam sebuah ajang perlombaan.

FB_IMG_1502791019082

Pun demikian saat dipercaya Dinas Pendidikan Kota Malang sebagai sekolah Adiwiyata, Satuan lembaga pendidikan jenjang SD yang kini memiliki 880 peserta didik dengan 51 orang pendidik serta 29 orang tenaga kependidikan itupun optimal dalam mempersiapkan diri menghadapi ajang lomba prestisius dibidang lingkungan.

FB_IMG_1502791118764

Sekolah yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Bambang Sudibyo pada 4 Agustus 2017 silam itupun membentuk tim khusus Adiwiyata Nasional dengan memberikan kepercayaan pada Siti Hamidah, S.Pd guru kelas lima untuk menjadi koordinator yang akan bertanggung jawab pada segala hal yang berkaitan dengan Adiwiyata Nasional.

IMG-20170815-WA0128

Dengan mengusung program utama penanggulangan lima issue lingkungan yang jamak terjadi dibelahan bumi ini, Tim Adiwiyata Nasional SDN Model menyusun program kerja penanggulangan SEKAM (Sampah, Energi, Air, Makanan dan Kantin Sekolah, dan Keanekaragaman Hayati)

FB_IMG_1502772577528

Permasalahan sampah memang menjadi problem tersendiri bagi kehidupan. Pun demikian yang ada di SDN Model. Untuk mengatasi permasalahan sampah, tim Adiwiyata Nasional SDN Model melakukan beberapa.program kerja yakni pengolahan kompos menjadi briket, kelola sampah pribadi (KSP) dan mengajarkan peserta didik bagaimana sampah dapat dijadikan uang dengan mengajak kerjasama Bank Sampah Malang (BSM)

FB_IMG_1502772917068

Untuk problem energi dimana SDN Model memiliki luasan lahan lima hektar dengan ratusan ruangan menjadi perhatian tersendiri bagi tim Adiwiyata Nasional SDN Model. Masalah enwrgi doatasi dengan penghematan listrik dengan menggunakan peralatan listrik seefisien dan seefektif mungkin. Berbagai tanaman kayu keras yang rindang disekeliling lingkungan SDN Model yang menciptakan hawa sejuk secara tidak langsung dapat meminimalisir penggunaan AC maupun Kipas Angin.

IMG-20170815-WA0119

Sedangkan pada permasalahan limbah air yang dihasilkan dari aktivitas keluarga besar SDN Model dikelola dan didaur ulang untuk dimanfaatkan merawat tanaman. Pihak SDN Model mewajibkan pengelola kantin sekolah untuk memproduksi makanan yang bebas 5P (pemanis, pewarna, perasa, pengawet dan pengenyal). Halbitu didasarkan atas kesehatan anak didik menjadi salah satu prioritas. Kesehatan dapat diwujudkan jika lingkungan sekolah sehat dan asupan yang dikonsumsi oleh anak didik juga sehat.

IMG-20170815-WA0128

Keanekaragaman hayati dari waktu ke waktu terus ditambah. Selain sebagai wahana menjaga kelestarian lingkungan juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran.

FB_IMG_1502772731274

Agar semua program kerja yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik, maka dibentuklah 9 kelompok kerja (pokja) yang terdiri atas pokja kantin, daur ulang dan produk unggulan, sampah dan kompos, air dan sanitasi, biopori, tanaman dan toga, keindahan lingkungan, green house dan pembibitan tanaman, serta pembibitan lele.

Agar peserta didik turut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan karakter peduli lingkungan, jajaran SDN Model melakukan pembinaan pada anak didiknya dalam bentuk laskar lingkungan, kader komposting, kader daur ulang, kader tiwisada, kader toga, kader green house, kader IPAL, kader biopori, kader taman lingkungan sekolah, kader perpustakaan, kader studio mini, kader PKS, kader kantin dan kader kamar mandi.

Dengan berbagai program, inovasi, dan juga pengembangan karakter berwawasan lingkungan diharapkan visi yang diusung SDN Model yakni terwujudnya sekolah dengan peserta didik yang berakhlak mulia, cerdas berprestasi, dan berbudaya lingkungan dapat diwujudkan dengan baik (fandi harianto)