Get Adobe Flash player
KALENDER
August 2016
M T W T F S S
« Jul    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
AFILIANSI


Archive for the ‘Berita Terkini’ Category

Kebersamaan Salah Satu Kunci Raih Sukses Dan Prestasi Dinas Pendidikan Kota Malang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang bersama K3S Klojen menyambut kehadiran tim visitasi lomba budaya mutu tingkat nasional (fandi harianto)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang bersama K3S Klojen menyambut kehadiran tim visitasi lomba budaya mutu tingkat nasional (fandi harianto)

Malang – Selasa, 30 Agustus 2016 tim Visitasi Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional Kategori SD Rujukan hadir di SDN Kauman 1 Malang. Tim juri yang terdiri dari Dr. Gufron, Dr. Sukardi, .Prof. Dr. Zaenuri, dan Prof Bambang itupun disambut secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM beserta Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Klojen.

Tim juri visitasi itupun mendapatkan sambutan yang meriah dari keluarga besar SDN Kauman 1 Malang yang didukung penuh Dinas Pendidikan Kota Malang serta K3S Klojen. Pengalungan slayer Arema menjadi hal pertama yang diberikan pada tim juri. Sambutan berikutnya tari topeng malangan Bapang menyapa kehadiran tim vistisasi. Dan sebelum menuju tempat pemaparan, tim juri dihidangkan paduan suara SD yang dikepalai oleh Dra. Anita Rosemaria, M.Pd

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah mengatakan meski pelaksanaan visitasi tidak sesuai dengan jadwal yang direncanakan dan sangat mendadak, namun berkat kebersamaan, dan persiapan yang matang, SDN Kauman 1 Malang siap dikunjungi kapan saja.

” Meski pendidikan di Kota Malang untuk jenjang SD dan SMP gratis namun berkat kebersamaan semua pihak, kualitas pendidikan dapat dipertahankan dan selalu dapat meraih prrstasi. Seperti halnya di SDN Kauman 1 Malang ini, kebersamaan antara sekolah dengan orang tua berjalan sangat dinamis. Sekolah membutuhkan tanaman, orang tua yang memiliki usaha tanaman langsung memberikan sumbangsih, sekolah membutuhkan lain untuk gordyn dan lain sebagainya orang tua langsung sigap memberikan bantuan tanpa diminta apalagi dipaksa untuk memberi ” terang Zubaidah.

Zubaidah juga menambahkan kehadiran K3S Kecamatan Klojen dalam visitasi ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan. Dimana salah satu anggota memiliki hajat, yang lain ikut bergotong royong memberikan bantuan yang sekiranya diperlukan.

Sementara itu, Dr. Gufron yang mewakili tiga anggota tim juri sangat terkesan dengan apa yang dilihat serta dialami olehnya. Hal itu dikarenakan pemberitahuan waktu visitasi dilakukan kemarin, namun penyambutan serta persiapan yang dilakukan oleh SDN Kauman 1 Malang sangat luar biasa.

” Kami berempat nantinya akan berbagi tugas untuk melakukan pengecekan antara portofolio yang sudah diserahkan dengan realita yang ada SDN Kauman 1 Malang ini. Diantara kami nanti ada yang melakukan diskusi dengan komite sekolah, siswa, dan guru. Melihat dan mengecek instrumen Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Selain itu juga melihat secara langsung pembiasaan membaca 15 menit, dan akan melihat kondisi UKS secara langsung. Karena UKS merupakan salah satu instrument penting dalam penciptaan sekolah sehat. ” tutur Dr. Gufron dalam sambutannya.

Usai prosesi sambutan, tibalah saatnya Dra. Anita Rosemaria, M.Pd melakukan presentasi dihadapan tim juri visitasi lomba budaya mutu tingkat nasional. Dalam presentasinya, Anita mengatakan bahwasannya tema pembelajaran di SDN Kauman 1 Malang ini yakni Inovative and friendly. Beberapa program unggulan juga tidak luput dipaparkan. Beberapa diantaranya yakni mewujudkan insan saleh agar anak didik memiliki iman dan taqwa yang baik.

Program unggulan yang kedua yakni mewujudkan Insan cerdas dengan menyeimbangkan kemampuan intelektual dengan kemampuan sosial.
Serta mewujudkan Insan terampil. Terampil dalam penguasaan teknologi informasi komunikasi serta terampil dalam bidang umum.

” Selain memberikan motivasi dan bantuan yang diperlukan dengan kemampuan serta sumber daya yang ada di masing masing sekolah se kecamatan klojen, kehadiran K3S Kecamatan Klojen juga dalam rangka menimba ilmu demi peningkatan kualitas di masing masing sekolah yang ada di Klojen ” terang ketua K3S Klojen sekaligus Kepala SDN Bareng 1 Malang Drs. H. Samsul Ma’arif, MM.

Usai acara ramah tamah, tim juri berkeliling melakukan visitasi sebagai bahan pertimbangan menentukan nilai sekaligus juara dalam lomba Budaya Mutu. (fan)

K3S Klojen Bahu Membahu Dukung SDN Kauman 1 Malang Hadapi Lomba Manajemen Mutu Tingkat Nasional.

Rapat koordinasi K3S Klojen jelang visitasi tim penilai lomba budaya mutu tingkat nasional di SDN Kauman 1 Malang (fandi harianto)

Rapat koordinasi K3S Klojen jelang visitasi tim penilai lomba budaya mutu tingkat nasional di SDN Kauman 1 Malang (fandi harianto)

Malang – Selasa 30 Agustus 2016 SDN Kauman 1 Malang divisitasi tim penilai lomba budaya mutu tingkat Nasional. Sekolah yang kini dikepalai oleh Dra. Anita Rosemaria, M.Pd itupun lolos pada penilaian tingkat Propinsi Jawa Timur pada lomba serupa.

Menghadapi moment besar itulah, secara gotong royong Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Klojen bahu membahu dukung SDN Kauman 1 Malang untuk melakukan persiapan songsong visitasi tim juri Lomba Manajemen Mutu Tingkat Nasional.

Bentuk dukungan itu terlihat dari rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh K3S Klojen pada Senin, 28 Agustus 2016 di ruang kerja Kepala SDN Kauman 1 Malang. Hadir dalam rapat koordinasi tersebut diantaranya ketua K3S Klojen sekaligus Kepala SDN Bareng 1, kepala SDN Rampal Celaket 2, Kepala SDN Bareng 3, Kepala SDN Penangungan, Kepala SDN Klojen, Kepala SDN Kasin, dan Kepala SDN Kidul Dalem 2.

” Pertemuan ini merupakan inisiatif bapak ibu K3S Kecamatan Klojen. Dengan menggelar pertemuan ini, kami berharap mendapatkan saran, masukan serta kritik sekaligus evaluasi kami dalam menyongsong dan menyambut visitasi tim penilai Lomba Budaya Mutu tingkat Nasional ” tutur Dra. Anita Rosemaria, M.Pd.

Lebih lanjut mantan kepala SDN Percobaan 1 Malang itupun mengatakan bahwasannya cermin diri yang paling baik adalah pihak lain. Jika kita menilai diri sendiri maka kita tidak akan dapat menemukan kekurangan yang kita miliki. Namun jika kita bercermin pada orang lain, kekurangan maupun kelemahan kita dapat dengan mudah terlihat.

SDN Kauman 1 Malang telah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi Lomba Budaya Mutu 2016 ini. Tujuh komponen Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang dijadikan dasar penilaian tim juri telah dikoordinasikan dengan baik dan tertib. Tertib administrasi, tertib pelaporan maupun tertib pelaksanaan. Tujuh point penilaian MBS itu diantaranya Manajemen kurikulum dan pembelajaran, manajemen peserta didik, manajemen pendidik dan tenaga kependidikan, manajemen sarpras, manajemen pembiayaan pembinaan, manajemen humas, manajemen budaya dan lingkungan sekolah.

” Pertemuan ini merupakan sebuah upaya dan juga bentuk dukungan K3S Klojen kepada SDN Kauman 1 Malang dalam menghadapi lomba bertaraf nasional ini. Kami memberikan masukan, saran dan evaluasi agar pada pelaksanaan penilaian lomba ini dapat berjalan dengan baik. Dan pada akhirnya mampu meraih hasil yang maksimal. ” tutur Ketua K3S Kecamatan Klojen Drs. H. Syamsul Ma’arif, M.Pd.

Lebih lanjut Kepala SDN Bareng 1 Malang itupun menambahkan, rekan – rekan K3S Klojen yakin bahwasannya SDN Kauman 1 Malang mampu menghadapi dan juga menjalani penilaian lomba ini dengan baik. Pihak K3S Klojen sekedar memberikan support, saran dan masukan apa yang dapat dibantu oleh K3S Klojen

Pada pertemuan ini, berbagi pengalaman yang telah dilalui oleh SDN Kauman 1 Malang dishare kepada kepala sekolah lainnya. Ketertiban administrasi pelaksanaan dan pembinaan ekstrakurikuler yang selama ini tidak begitu dipandang penting ternyata dalam MBS hal itu memiliki posisi vital. Dokumentasi pelaksanaan ekakul, tata kelola administrasi surat menyurat berkenaan dengan ekskul seperti surat undangan berpartisipasi, surat tugas, surat ijin dan surat lainnya ternyata juga dapat dijadikan point penilaian.

Ada beberapa point yang dihasilkan dari pertemuan K3S Klojen dalam menghadapi visitasi tim penilai lomba budaya mutu tingkat nasional awal September mendatang. Beberapa diantaranya prosesi serta susunan acara penyambutan, busana, tempat presentasi, serta beberapa pernak pernik pendukung suksesnya pelaksanaan visitasi lomba budaya mutu tingkat nasional tahu. 2016. (fan)

Siswa SMPN 23 Malang Antusias Songsong GSF 2016.

Siswa SMPN 23 Malang antusias membersihkan lingkungan sekolah, jelang GSF 2016 (fandi harianto)

Siswa SMPN 23 Malang antusias membersihkan lingkungan sekolah, jelang GSF 2016 (fandi harianto)

Malang – Gelaran Green School Festival (GSF) 2016 disambut antusias oleh seluruh elemen SMPN 23 Malang, tidak terkecuali oleh 631 siswanya. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh sekolah yang kini dikepalai oleh Drs. Slamet Udadi, SH, M.Pd dalam menyongsong penilaian GSF 2016 yang rencananya bakal digelar pada bulan September 2016 mendatang itu.

Sembilan pokok isu yang dijadikan bahan pijakan tim juri melakukan penilaian pun tidak luput dari perhatian tim GSF SMPN 23 Malang yang diketuai oleh Drs. Budi Sungkowo, M.Pd. Tidak hanya melibatkan tenaga pendidik saja, namun tim GSF juga turt serta melibatkan anak didiknya dalam tim penanganan sembilan isu GSF.

Sembilan isu GSF itu diantaranya isu sampah, energi, air dan limbah cair, polusi udara, 3K, tanah dan kontaminasi kimia, keanekaragaman hayati dan resiko serta isu jurnalistik.

” Pada setiap isu yang ada kami menempatkan empat siswa untuk ambil bagian pada masing – masing isu. Harapannya dengan diikutsertakannya siswa dalam susunan tim GSF 2016 ini dapat membagikan ilmunya secara langsung kepada teman temannya. Pendekatan yang kami lakukan inipun sangat efektif dan berjalan maksimal. Itu dapat dilihat dari lesadaran peserta didik dalam menjaga dan merawat lingkungan sekolah. Tidak jarang siswa kami menegur temannya manakala didapati membuang sampah sembarangan ” jelas Diah Puspitasari, S.Pd Sekretaris 1 ti GSF 2016 SMPN 23 Malang.

Beberapa kegiatan nyata menyongsong GSF 2016 yang telah dilakukan oleh SMPN 23 Malang diantaranya menggelar aksi bersih – bersih sekolah setiap hari jum at dan hari sabtu. Melakukan pendataan jumlah ebergi yang dikeluarkan dilingkungan sekolah seperti mengukur suhu ruang.

Tidak cukup hanya disitu saja, sembilan koordinator isu GSF yang dipegang oleh para pendidik SMPN 23 beserta 36 siswa tim GSF juga telah merampungkan kegiatan pengamatan lingkungan serta eco mapping dilingkungan sekolah.

” Melalui kegiatan GSF 2016 ini, kami jadikan sebagai moment sekaligus langkah awal menumbuh kembangkan kepedulian lingkungan pada peserta didiknkami dan juga seluruh elemen yang ada di SMPN 23 Malang. Karena yang tersulit adalah membentuk budaya peduli lingkungan. Namun kesulitan itu dapat teratasi berkat kerjasama seluruh keluarga besar SMPN 23 Malang ” jelas Udadi. (fan)

Gelaran Perkotaru SMKN 7 Malang Diisi Kegiatan Edukatif dan Bakti Sosial.

Sidik Priyono memberikan sambutan pada pembukaan Perkotaru SMKN 7 Malang (fandi harianto)

Sidik Priyono memberikan sambutan pada pembukaan Perkotaru SMKN 7 Malang (fandi harianto)

Malang – Tahun Ajaran baru, otomatis lembaga pendidikan berbagai jenjang juga turut mendapatkan siswa baru. Untuk menggantikan siswa sekaligus mengembangkan pembinaan pramuka, maka perlu adanya regenerasi. Demikian pula yang dilakukan oleh SMK Negeri 7 Malang.

Sekolah jenjang SMK yang kini dikepalai oleh Drs. Sidik Priyono, M.Pd itupun menggelar Perkemahan Anggota Baru gugus depan ambalan SMK Negeri 7 Malang pada Jum’at hingga Sabtu tanggal 26 hingga 27 Agustus 2016.

Kegiatan Perkotaru inipun diikuti tidak kurang dari 484 siswa baru kelas X SMK Negeri 7 Malang. Beberapa kegiatan uang dilaksanakan dalam gelaran Perkotaru SMK yang berada dikawasan jalan Sasuit Tubun Malang itu diabtaranya pengenalan anggota baru sekaligus pemaparan program pramuka.

Selain itu materi dasar kepramukaan, materi pengenalan Gugus Depan Ambalan SMKN 7 Malang juga tidak luput diberikan pada para peserta.

” Dengan kalian mengikuti kegiatan Perkotaru ini wawasan dan juga pemahaman kalian semua tentang SMKN 7 Malang dapat lebih baik lagi, khususnya dibidang kegiatan ekstrakurikuler wajib pramuka. ” ujar Sidik Priyono dihadapan peserta didiknya saat memberikan sambutan pda pembukaan Perkotaru.

Mantan Kepala SDN Bunulrejo 2 Malang itupun lebih lanjut mengatakan usai mengikuti perkotaru ini, jiwa kemandirian, rasa persatuan dan kesatuan antar teman, kebersamaan dan juga daya kreatifitas peserta dapat meningkat dari sebelumnya.

Agar tidak membosankan, pihak pelaksana Perkotaru SMKN 7 Malang memberikan pemaparan materi kepramukaan dengan diselingi game game game interaktif yang menarik dikemas dalam bentuk outbond. Kegiatan inipun ditutup dengan peresmian anggota sekaligus pelantikan dewan ambalan SMKN 7 Malang yang sebelumnya para peserta melaksanakan kegiatan bakti sosi melakukan pembersihan lingkungan di sekitar sekolah. (fan)