Get Adobe Flash player
KALENDER
November 2017
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
AFILIANSI


Archive for November, 2017

Dindik Bersama PPRSM Yayasan Bhakti Luhur Gelar Sosialisasi LIRP

P_20171130_090331

Malang – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang bersama Pusat Pengembangan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat Yayasan Bhakti Luhur (PPRSM) Yayasan Bhakti Luhur menggelar sosialisasi Lingkungan Inklusif Ramah terhadap Pembelajaran pada Kamis, 30 Nopember 2017 di Aula VIP Dindik Kota Malang Kawasan Jalan Veteran No. 19 Malang. Kegiatan yang diikuti oleh 50 Kepala Sekolah jenjang SD baik negeri maupun swasta itupun dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Drs. Totok Kasianto.

Dalam sambutannya, Drs. Totok Kasianto mengatakan bahwasannya setiap warga negara termasuk didalamnya anak inklusi dengan kebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan yang semestinya. Banyak hal yang perlu dibenahi atau ditingkatkan agar anak berkebutuhan khusus dapat mengenyam pendidikan baik dari segi sarana prasarana maupun dalam segi pemenuhan sumberdaya manusia dalam hal ini GPK (Guru Pendamping Khusus).

P_20171130_090414

” Siswa inklusi membutuhkan penanganan khusus, sarpras dan SDM khusus. Dengan kegiatan ini diharapkan ke depan dapat lebih meningkatkan lagi pelayanan pendidikan pada anak berkebutuhan khusus. ” tutur Drs. Totok Kasianto dalan sambutannya.

IMG-20171130-WA0082

Gelaran sosialisari LIRP inipun menghadirkan beberapa narasumber berkompeten dibidangnya. Diantaranya Dr. Ida Yuastutik, M.Pd yang memberikan gambaran jelas tentang manajemen serta pengelolaan sekolah inklusi, Yovita Kurnia M, S.Psi., Psi memberikan tips dan trik dalam rangka menjadikan lingkungan inklusif ramah terhadap pembelajaran dan hubungan masyarakat, guru, orang tua, dalam LIRP. Dewi Anggraini P., S.Ag memberikan cara dalam mengajak semua anak sekolah dan belajar serta menciptakan kelas inklusif. Sedangkan Drs. Dharmaba Lianta, M.Sc memberikan gambaran bagaimana dalam mengelola kelas inklusif dan menciptakan LIRP yang aman dan sehat. (fandi harianto)

Kadindik Tutup Bimtek Pengimbasan PPK

P_20171130_101639

Malang – Bimbingan Teknis Program Pengimbasan Penguatan Pendidikan Karakter bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Jenjang SD yang dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud di aula SDN Percobaan 1 Malang kawasan jalan Magelang No. 4 pada Senin 27 Nopember 2017 hingga Kamis 30 Nopember 2017 secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM.

P_20171130_091901

Kegiatan Bimtek Program Pengimbasan PPK ini diikuti oleh 20 Kepala Sekolah dan 2 orang pengawas sekolah jenjang SD sewilayah Kecamatan Lowokwaru dan se Kecamatan Sukun inipun diikuti 14 peserta tambahan terdiri atas 14 Kepala Sekolah dari seluruh Gugus yang ada di Lowokwaru dan jajaran pengurus K3S Kecamatan Lowokwaru.

Dalam laporannya selama mengadakan Bimtek Program Pengimbasan PPK staff Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud Widi Setya mengatakan bahwasannya secara garis besar kegiatan yang diselenggarakan selama 4 hari ini berjalan lancar, sukses dan sesuai dengan harapan yang ditunjukkan peserta bimtek melalui terselesaikannya berbagai tugas yang diberikan. Hal itu berdasar atas perolehan nilai yang didapat peserta di sisi pre tes sebesar 48,33 point dan nilai post test sebesar 61,96 point.

P_20171130_093127

” Sebagai bentuk apresiasi dan upaya memotivasi prestasi peserta Bimtek, kami selaku panitia menetapkan 3 orang peserta peraih nilai tertinggi untuk mendapatkan sertifikat penghargaan. Adapun ketiga peserta yang memperoleh nilai tertinggi itu terdiri atas Kepala SDN Sumbersari 1 Malang Dra. Dwi Handayani, S.Pd dengan kode peserta J10 mendapatkan nilai 86, 36 point, Kepala SDN Sumbersari 2 Sri Utami, S.Pd dengan Kode Peserta J11 mendapatkan nilai 84,92 point dan urutan ketiga nilai terbaik diraih oleh Siti Nariah Kepala SD Laboratorium UM yang meraih nilai 84,80 dengan kode peserta J14.” tutur Widi Setya.

P_20171130_092238

Diakhir pelaporannya Widi Setya berharap agar peserta bimtek program pengimbasan PPK ini dapat diimbaskan ke sekolah – sekolah lainnya atau minimal diimplementasikan sesuai dengan apa yang dipelajari saat mengikuti Bimtek dengan terlebih dahulu menganalisa kemampuan SDM, sarpras dan sosial ekonomi warga sekolah. Dengan implementasi PPK secara baik kedepan diharapkan mampu membentuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan berkarakter.

Sebagai bahan evaluasi dan juga review bagi penyelenggara dalam hal ini Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud penutupan Bimtek Program Pengimbasan PPK inipun diwarnai dengan testimoni peserta dalam hal ini diwakili oleh H. Jumain, S.Pd., M.Pd yang juga merupakan Kepala SDN Sukun 2 Malang.

P_20171130_093316

Dalam testimoninya H. Jumain, S.Pd., M.Pd mengaku sangat berkesan dan menambah khasanah keilmuan dalam bidang PPK. Bilamana selama 2 tahun ini sebagian besar dari kami hanya menjalankan PPK sebagaimana adanya, dengan kegiatan Bimtek PPK ini ke depan kami akan mengimplementasikan PPK sesuai dengan apa yang kami dapatkan selama 4 hari mengikuti bimtek PPK ini.” tutur H. Jumain, S.Pd., M.Pd

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang sangat berterima kasih atas kepercayaan Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud yang menjadikan Kota Malang salah satu dari 10 Kota/Kabupaten sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan ini. Disisi lain wanita berhijab yang akrab disapa Zubaidah itupun menghaturkan terima kasih pada peserta Bimtek yang menunjukkan semangat luar biasanya selama mengikuti kegiatan ini.

P_20171130_093841

” Kami menilai Kegiatan ini sangatlah positif dan membawa manfaat sehingga mohon maaf saya meminta bapak / ibu kepala sekolah di luar zona yang telah ditentukan untuk ikut serta dalam bimtek ini. PPK seringkali hanya didengungkan tanpa mengetahui secara pasti dan tepat apa itu PPK. Kepala sekolah selama ini menafsirkan PPK sesuai dengan kemampuan masing – masing. Dengan gelaran bimtek ini akhirnya pelaku dan pemangku kebijakan pendidikan dimasing masing lembaga dapat menyusun program dan mengimplementasikan PPK dengan baik sesuai dengan aturan, kebijakan dan panduan dari kemdikbud.” tutur Zubaidah dalam sambutannya.

P_20171130_093839

Lebih lanjut Zubaidah berharap pada peserta bimtek agar setelah mengikuti gelaran kegiatan ini ada perubahan signifikan yang diimplementasikan dimasing – masing sekolah dalam kerangka PPK. Kegiatan ini akan sia – sia saja jika peserta tidak mengaplikasikan apa yang didapat selama mengikuti Bimtek. Zubaidah kembali memotivasi dan mengajak peserta bimtek agar selalu menanamkan paradigma bahwasannya hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Dan hari esok harus lebih baik lagi dari hari ini. Sehingga dengan demikian mampu meningkatkan semangat dalam menunaikan tugas dan kewajiban baik sebagai pendidik, sebagai kepala sekolah maupun pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan. (fandi harianto)

Agus Kepala SDN Tunjungsekar 5 Malang Kembali Menoreh Prestasi Nasional

IMG-20171128-WA0070

Malang – Meski mempersiapkan materi karya tulis ilmiah dalam waktu singkat karena informasi Lomba Simposium Nasional yang diadakan oleh Direktorat Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan juga diterima Agus Sriwulan, S.Pd., M.Pd waktunya mepet dengan akhir waktu penyerahan yakni tanggal 11 Nopember 2017 tidak membuat istri dari Bambang Murjani, S.Pd patah arang. Karya tulis ilmiah Agus Sriwulan S.Pd., M.Pd bertajuk aktualisasi pendidikan praksis dalam multi perpekstif (orangtua, guru dan masyarakat) untuk mengintegrasikan nilai nilai kehidupan profetik sukses membuat dua orang juri yang terdiri atas Prof Dr. Agus dan Prof. Dr. Eri Utomo memberikan nilai maksimal pada wanita berhijab yang kini menjadi kepala SDN Tunjungsekar 5 Malang.

IMG-20171128-WA0057

” Garis besar karya tulis ilmiah yang saya buat ini merupakan ide atau gagasan dalam implementasi pendidikan karakter pada anak didik. Bagaimana membentuk pribadi anak yang positif dengan melibatkan peran serta aktif keluarga terutama ibu. Pendidikan karakter membentuk pribadi positif anak dimulai dari proses kehamilan, melahirkan, memberikan asi dan memberikan kasih sayang penuh dimana nantinya akan timbul ikatan emosional yang erat antara ibu dan anak. ” terang Agus Sriwulan, S.Pd., M.Pd

IMG-20171128-WA0068

Lebih lanjut wanita yang beberapa waktu lalu meraih juara best practise tingkat nasional itupun menuturkan bahwasannya pola mendidik anak secara otoriter saat ini sudah tidak relevan lagi. Anak di proteksi dengan kasih sayang dan keterbukaan antara anak dan orangtua yang kemudian dilibatkan dalam sesuatu hal. Bagaimana anak diajak bertukar pendapat, berkomunikasi, kemudian lahir kepercayaan diri yang kuat. Akan timbal balik saling menyayangi diantara orang sekitar. Nilai – nilai protetik juga didapatkan dari sekolah bukan hanya keluarga. Sebab sekolah merupakan rumah kedua, guru orangtua kedua. Disini peran pendidik sangat diperlukan dalam menumbuhkembangkan rasa demokrasi dilingkungan sekolah yang kemudian berimplikasi pada lahirnya rasa saling menghormati, menghargai, dan menyayangi antar keluarga besar yang ditransformasi oleh guru kepada siswa melalui pembelajaran. Selain itu perlu adanya pelibatan anak dalam kegiatan kemasyarakatan seperti menjenguk tetangga sakit.

IMG-20171128-WA0075

Dalam lomba simposium nasional ini ada 769 karya tulis ilmiah yang terbagi atas karya tulis ilmiah PTK, karya tulis ilmiah PTS, karya tulis ilmiah non penelitian dan ide karya tulis ilmiah gagasan/ide, serta lomba poster. Dari 769 naskah karya tulis ilmiah yang dikirimkan Kepala SD, SMP, SMA, SMK Se Indonesia melalui laman http://tendikdikdasmen.kemendikbud.go.id akhirnya terselekai 160 karya tulis ilmiah yang lolos dan wajib dipresentasikan di kantor Kemendikbud pada Kamis, 23 Nopember 2017. Dan dari 160 karya tulis ilmiah, salahsatunya gagasan/ide Agus Sriwulan, S.Pd., M.Pd lolos seleksi dan mempresentasikannya dihadapan tim juri.

IMG-20171128-WA0062

Prestasi Agus Sriwulan, S.Pd., M.Pd yang dinobatkan sebagai peserta terbaik karya tulis kategori inspiratif pada simposium nasional tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah tingkat Nasional ini merupakan kado terindah bagi jajaran insan pendidikan Kota Malang di hari jadi PGRI ke 72 Tahun dan Hari Guru Nasional Tahun 2017.

P_20171125_135824_1

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM mengapresiasi positif atas torehan prestasi yang dipersembahkan oleh Agus Sriwulan, S.Pd., M.Pd. Zubaidah berharap prestasi ini mampu memotivasi jajaran pendidikan untuk tiada lelah berinovasi serta meningkatkan potensi maupun kompetensi keilmuan sesuai dengan bidangnya masing – masing. (fandi harianto)

Sosialisasi SPMI Bareng 3 Malang Dibuka Kadindik

P_20171125_072923

Malang – Sabtu, 25 Nopember 2017 Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM membuka gelaran sosialisasi SPMI ( Sistem Penjaminan Mutu Internal ) di SDN Bareng 3 Malang kawasan jalan Kawi Selatan No. 20. Kegiatan sosialisasi SPMI disatuan lembaga pendidikan jenjang SD yang kini dikepalai oleh Anton Henawanto, S.Pd., M.Pd itupun merupakan tindak lanjut dari workshop SPMI yang dilaksanakan oleh LPMP Jawa Timur beberapa waktu lalu.

P_20171125_070928

Kehadiran orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kota Malang itupun langsung disambut jajaran K3S Gugus 5 Klojen yang terdiri atas Drs. Adi Susilo, M.Pd Kepala SDN Bareng 1, Eko Wahyudi, S.Pd Kepala SDN Bareng 2, Anton Henawanto, S.Pd., M.Pd Kepala SDN Bareng 3 sekaligus tuan rumah, Sihpangajunaningtyas, S.Pd Kepala SDN Bareng 4, Murtifah, S.Pd Kepala SDN Bareng 5 dan Sri Sugiarti S.Pd., M.Pd Kepala SDN Gadingkasri serta Ketua K3S Kecamatan Klojen Drs. Samsul Ma’arif MM.

P_20171125_072201

Selain dihadiri secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM gelaran sosialisasi SPMI yang dilaksanakan di SDN Bareng 3 Malang sebagai sekolah model inipun turut pula dihadiri oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Klojen Drs. Samsul Ma’arif, MM serta Drs. Basori, M.Pd selaku pengawas TK SD Dinas Pendidikan Kota Malang yang sekaligus merupakan fasilitator SPMI daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang berharap agar insan pendidikan terus berinovasi dan tiada lelah meningkatkan kompetensi diri. Pada kesempatan pembukaan sosialisasi SPMI ini kembali Dra. Zubaidah, MM membeberkan hasil rakor antara kepala Dinas Pendidikan Kota/kabupaten se Indonesia dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai kebijakan empat zona dan raport non akademis yang sebentar lagi akan diterapkan.

” Ke depan Kemendikbud akan menerapkan beberapa zona yang meliputi zona SDM, Zona PPDB, zona sarana prasarana serta penerapan kebijakan raport non akademis. Nantinya pada zona PPDB mewajibkan sekolah menerima 90 persen calon siswa yang berdomisili disekitar sekolah. Untuk Zona Sarana Prasarana, sekolah bakal berbagi penggunaan sarpras dengan sekolah lainnya. Seperti misalnya SDN Bareng 3 memiliki aula. Sedangkan SDN Bareng 2 tidak memiliki aula. Nantinya SDN Bareng 3 wajib berbagi aula disaat Bareng 2 membutuhkan aula untuk menggelar pertemuan atau sejenisnya. Pun demikian halnya dengan sarpras lainnya seperti lapangan olahraga dan laboratorium.” tutur Zubaidah dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Zubaidah menjelaskan bahwasannya dengan adanya zona tersebut diharapkan berimbas pada pemerataan kuantitas dan juga kualitas pendidikan yang ada. Kedepan Kepala sekolah merupakan Kuasa Pengguna Anggaran. Sehingga ada pembagian wewenang dan tanggungjawab yang selama ini semuanya ditangani oleh Dinas Pendidikan Kota Malang.

P_20171125_075224

Pada kesempatan pembukaan sosialisasi pengimbasan SPMI di SDN Bareng 3 Malang , Zubaidah menghimbau agar Kepala sekolah ataupun guru jangan menangani dana masyarakat atau sumbangan dari orangtua peserta didik. Serahkan sepenuhnya pada komite sekolah. Kepala sekolah, guru dan komite duduk bersama melakukan perencanaan program yang disesuaikan dengan kondisi sosial, kondisi ekonomi dan budaya peserta didik maupun orangtua didik. Jangan sampai Permendikbud No. 75 tahun 2016 menjadi senjata yang digunakan keleluasaaan sekolah menarik partisipasi masyarakat tanpa menuruti aturan yang ada.

Beberapa materi yang disampaikan pada pengimbasan SPMI di SDN Bareng 3 Malang ini diantaranya kebijakan penjaminan mutu pendidikan, pengembangan sekolah model, SPMP, standar nasional pendidikan, pemetaan mutu, perencanaan pemenuhan mutu, implementasi pemenuhan mutu, monitoring dan evaluasi, rencana tindak lanjut, pendampingan dan pengimbasan, dan terakhir evaluasi pelatihan. (fandi harianto)