Get Adobe Flash player
KALENDER
November 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
AFILIANSI


Archive for November 2nd, 2017

Torehan Prestasi Adiwiyata Mandiri SMPN 15 Malang Dapatkan Apresiasi DLH Tapin Kalsel

P_20171102_115430

Malang – Torehan prestasi raihan sekolah Adiwiyata Mandiri yang dipersembahkan oleh jajaran SMP Negeri 15 Malang yang kini dikepalai oleh Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak maupun daerah lainnya di seantero nusantara. Salahsatunya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan yang melakukan study banding pada Kamis, 2 Nopember 2017.

P_20171102_110554

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Malang Siti Ratnawati, SH., M.Pd menghaturkan terima kasih atas kunjungan dan juga kepercayaan pihak BLH Tapin Kalsel yang berkenan berkunjung ke SMP Negeri 15 Malang yang meski berada di perbatasan Kota Malang.

P_20171102_111040

” Meskipun SMP Negeri 15 Malang ini berada dikawasan pinggiran yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Malang berkat torehan prestasi yang membanggakan SMP Negeri 15 Malang mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat yang berbondong bondong mempercayakan kelanjutan pendidikan buah hati mereka disini.” tutur Siti Ratnawati, SH., M.Pd Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Malang.

Lebih lanjut Siti Ratnawati, SH., M.Pd menuturkan atas nama Pemerintah Kota Malang dan Dinas Pendidikan kami haturkan pula ucapan terima kasih tiada terhingga atas kinerja jajaran SMP Negeri 15 Malang yang telah mengharumkan sekaligus membanggakan insan pendidikan dengan raihan predikat sekolah Adiwiyata Mandiri.

P_20171102_112705

Dalam kunjungan study banding ini jajaran DLH Kabupaten Tapin Kalsel membawa serta 6 orang kepala SMA/SMK/MA Sederajat, 3 orang Kepala MIN, dan 10 orang kepala SMP/MTs sederajat, tenaga pendidik, tenaga kependidikan yang berjumlah total 58 orang.

P_20171102_111532

Sementara itu Kepala DLH Kabupaten Tapin Kalsel Drs. H. Zain Arifin, MM dalam sambutannya berharap dari kunjungan ini pihak SMP Negeri 15 Malang berkenan saling berbagi ilmu, pengalaman, kiat dan inovasi dalam mewujudkan sekolah berbudaya Adiwiyata mandiri yang nantinya dapat diaplikasikan pada satuan lembaga pendidikan di Kabupaten Tapin Kalsel.

” Upaya pertama dan utama dalam rangka mewujudkan sekolah berbudaya Adiwiyata yakni menguatkan mindset keluarga besar SMPN 15 Malang agar proses membudayakan dan membumikan Adiwiyata dapat berjalan dengan baik. Ada tiga hal mendasar yang harus digarap dalam membudayakan Adiwiyata yakni sisi edukatif, partisipatif dan program kerja berwawasan lingkungan yang berkelanjutan. ” tutur Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd Kepala SMP Negeri 15 Malang dihadapan peserta study banding DLH Tapin Kalsel.

P_20171102_112531

Lebih lanjut pria berkumis yang pernah mengepalai sejumlah SD di kota Malang itupun menuturkan pada dasarnya budaya itu merupakan sebuah kebiasaan. Untuk terbiasa terlebih dahulu kita harus dipaksa sehingga pada akhirnya membudaya. Hal itu harus dilakukan utamanya pada anak didik yang merupakan aset utama bangsa dikemudian hari.

Pada kegiatan study banding ini, SMP Negeri 15 Malang turut pula menghadirkan 10 sekolah imbas Adiwiyata yang turut mengantarkan kesuksesan SMPN 15 Malang meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2017. Kesepuluh sekolah imbas itu diantaranya SDN Polehan 2, SDN Ketawanggede, SDN Polowijen 1, SD Unggulan Al Ya’lu, SMP Negeri 25, SDN Bandulan 3, SDN Kauman 2, SDN Bareng 2, SDN Bakalan Krajan 1 dan SMA Nasional.

P_20171102_110702

Kegiatan study banding DLH Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan inipun diwarnai pula dengan tampilan potensi seni tari topeng malangan anak didik SMPN 15 Malang serta berbagai kreasi daur ulang yang dipajang secara apik di aula sekolah yang berada dikawasan jalan Bukit Dieng T/8 Malang. (fandi harianto)

Sambut GSF SMPN 9 Malang Bersihkan Kawasan Pasar Comboran

P_20171102_074947

Malang – Sambut datangnya gelaran Green School Festival (GSF) kali ketiga yang bakal dilaksanakan mulai 6 Nopember 2017 hingga 17 Nopember 2017 mendatang, jajaran SMP Negeri 9 Malang yang kini dikepalai oleh Sri Mahmura M.Pd makin menggiatkan karakter 765 anak didiknya untuk peduli pada lingkungan. Bukan hanya lingkungan sekolah saja yang menjadi fokus perhatian satuan lembaga pendidikan jenjang SMP yang berada di Kawasan Jalan Prof. Moch. Yamin No. 54 semata, namun lingkungan sekitar sekolah yang notabene berada dikawasan Pasar Comboran inipun tidak luput dari jamahan ratusan tangan mungil peserta didik SMPN 9 Malang.

P_20171102_080150

Hal itu nampak pada Kamis 2 Nopember 2017, ratusan siswa, puluhan tenaga pendidik dan tenaga pendidikan menyusuri lingkungan sekitar sekolah, termasuk kawasan pasar comboran dengan dipimpin langsung oleh kepala SMPN 9 Malang Sri Mahmura M.Pd. Bahkan dalam kegiatan peduli lingkungan sekitar inipun turut melibatkan orangtua peserta didik.

P_20171102_075300

Rumput liar yang tumbuh menghalangi keindahan dan estetika secara bersama sama dicabut dan dibuang ketempat sampah oleh siswa SMPN 9 Malang. Pun demikian dengan sampah – sampah lainnya seperti gelas bekas, botol bekas, plastik pembungkus maupun kertas yang dibuang secara sembarangan dipungut dan dikumpulkan pada kantong kresek yang sebelumnya dibawa oleh peserta didik SMPN 9 Malang yang terlebih dahulu dikelompokan antara sampah daur ulang dengan sampah organik.

P_20171102_075725

” Sebenarnya tiap hari Jum’at kami rutin melaksanakan kegiatan ” Jum’at Bersih” dimana anak didik serta seluruh jajaran SMPN 9 Malang membersihkan lingkungan sekolah secara bersama – sama. Seperti hari ini dapat dilihat, selain membersihkan lingkungan sekitar sekolah, anak didik juga membersihkan halaman, taman, kamar mandi, lapangan dan kelas mereka masing – masing. ” tutur Kepala SMP Negeri 9 Malang Sri Mahmura M.Pd.

P_20171102_081333

Lebih lanjut mantan pendidik di SMPN 5 Malang itupun menuturkan bahwasannya Kegiatan bersih – bersih pasar comboran ini sebagai bentuk nyata penanaman karakter peduli lingkungan pada anak didik. Melalui kegiatan ini setidaknya anak didik belajar untuk memberi arti pada kehidupan dimasyarakat meski dalam bentuk yang sederhana.

Luasan SMPN 9 Malang yang memiliki lahan 4.725 meter persegi tidak menyurutkan semangat jajaran SMP yang didirikan pada tahun 1979 silam itu untuk memperkaya keanekaragaman hayati. Melalui berbagai teknik budidaya tanaman SMPN 9 Malang mampu menghasilkan tanaman sayur sawi yang melimpah dan diolah secara kreatif untuk dibuat bahan dasa es krim.

P_20171102_081821

Selain berinovasi dengan es krim sayur sawi, siswa SMPN 9 Malang juga diajari memanfaatkan limbah kulit manggis disaat musim buah hitam manis ini berlangsung. Banyaknya kulit manggis yang terbuang begitu saja menjadi perhatian tersendiri bagi jajaran SMPN 9 Malang. Mulai tahun 2016 melalui ide kreatif dan tangan terampil, kulit manggis yang tiada guna dimanfaatkan sebagai bahan dasar es krim.

P_20171102_081140

” Penanaman karakter peduli lingkungan melalui hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dengan memilahnya terlebih dahulu, hemat air, hemat listrik dan juga pemanfaatan potensi lingkungan untuk media pembelajaran menjadi tujuan utama kami. Dengan terciptanya lingkungan yang nyaman, sehat dan asri pada akhirnya nanti dapat melahirkan prestasi baik akademis maupun non akademis pada anak didik kami ” tutup Sri Mahmura M.Pd Kepala SMP Negeri 9 Malang. (fandi harianto)