Get Adobe Flash player
KALENDER
November 2017
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
AFILIANSI


Archive for November 16th, 2017

Gugus 8 Sukun Suguhkan Potensi Siswa Sambut Juri GSF

P_20171116_104443

Malang – Memasuki hari ke sembilan visitasi penilaian Green School Festival (GSF) pada Kamis, 16 Nopember 2017 tiga sekolah anggota Gugus 8 Sukun yakni SDN Karangbesuki 1, SDN Karangbesuki 2 dan SDN Karangbesuki 3 mendapatkan giliran mendapatkan jadwal penilaian secara bergantian oleh tim juri GSF yang terdiri dari Dra. Sriami, M.Pd., Diah Puspitasari, S.Pd., dan Wiharto Kumali .

IMG-20171116-WA0017

Seakan ada kesepakatan antar Kepala Sekolah, momentum visitasi penilaian lomba GSF 2017 ini dijadikan ajang tiga sekolah yang ada diGugus 8 Sukun sebagai ajang menyuguhkan potensi peserta didiknya. Diawali dengan visitasi di SDN Karangbesuki 1 Malang kawasan jalan Raya Candi III / 1 tim juri GSF disambut dengan kreasi busana daur ulang yang berbahan tas kresek dan juga bekas bungkus detergent sebagai upaya mengurangi tingkat polusi tanah.

P_20171116_083506_1

” Kami juga menghadirkan beberapa kerajinan tangan hasil kreasi anak didik kami dari berbagai bahan daur ulang. Kerajinan tangan itu dibuat semata mata hanya untuk menyambut hadirnya GSF namun merupakan program pembelajaran yang telah terintegrasi pada pelaksanaan proses belajar mengajar berbasis kurikulum 2013 ” terang Musleh, S.Pd Kepala SDN Karangbesuki 1 Malang.

P_20171116_090222

Usai melakukan penilaian di SDN Karangbesuki 1 Malang, tiga orang juri GSF beranjak menuju SDN Karangbesuki 2 Malang yang berada dikawasan jalan VA / 389. Di lembaga satuan pendidikan jenjang SD yang kini dikepalai oleh Heri Susanto, S.Pd tim juri visitasi lomba GSF 2017 disuguhi aneka rupa potensi siswanya. Dua barongsai yang diiringi tetabuhan meliuk liuk indah menyambut hadirnya tim juri.

P_20171116_090436

Tidak hanya barongsai semata yang ditampilkan jajaran SDN Karangbesuki 2 Malang. Ekstrakurikuler andalan wushu yang mampu membawa peserta didik bertengger diposisi sepuluh besar tingkat nasional dalam penjaringan atlit Sea Games pun turut disuguhkan dalam prosesi penyambutan tim juri GSF.

P_20171116_090212

” Setiap moment istimewa seperti halnya GSF kali ini kami senantiasa memanfaatkannya untuk mengeksplorasi potensi yang dimiliki oleh anak didik kami. Selain mengapresiasi kemampuan mereka juga sebagai motivasi dan pembelajaran untuk berani tampil. ” tutur kepala SDN Karangbesuki 2 Malang Heri Susanto, S.Pd.

P_20171116_105349

Sementara itu sambutan yang sama juga disuguhkan jajaran SDN Karangbesuki 3 Malang yang kini dikepalai oleh Drs. Jamingan dalam melakukan penyambutan tim juri GSF 2017. Diawali dengan yel yel GSF yang tidak hanya dilakukan peserta didik saja, namun juga dilakukan oleh jajaran pendidik yang berkolaborasi dengan orangtua didik sekolah yang berada dikawasan jalan Candi Badut Blok VI B / 110.

P_20171116_102219

P_20171116_105733

Usai yel yel disuguhkan, giliran tim drumband SDN Karangbesuki 3 Malang menunjukkan potensinya memainkan alat musik dengan rancak dengan tiga mayoret yang memandu tetabuhan agar tertib dan indah didengar. Ekstrakurikuler tari binaan SDN Karangbesuki 3 Malang yang mengasah serta menumbuhkembangkan nasionalisme sekaligus jiwa seni peserta didiknyapun juga dihadirkan dalam prosesi penyambutan tim juri GSF 2017 ini.

P_20171116_104445_1

” Kami berusaha sebaik dan semaksimal mungkin dalam setiap kegiatan tanpa memaksakan diri melebihi kemampuan kami. Inilah kami apa adanya. Keseharian kami ya seperti ini. ” terang kepala SDN Karangbesuki 3 Malang Drs. Jamingan (fandi harianto)

Tari Topeng Malangan Sambut Kehadiran Juri GSF di SDN Lowokwaru 4 Malang

IMG-20171115-WA0100

Malang – Penilaian gelaran lomba Green School Festival (GSF) kali ke empat yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang bekerjasama dengan Harian Jawa Pos Radar Malang pada Rabu, 15 Nopember 2016 di SDN Lowokwaru 4 Malang kawasan jalan Setaman No. 2 disambut antusias warga sekolah yang kini dikepalai oleh Untung Supriyono, S.Pd beberapa aksi dan kreasi disuguhkan apik oleh jajaran sekolah jenjang SD yang didirikan pada tahun 1963 silam. Salah satu aksi kreasi sebagai bentuk eksplorasi potensi siswa SDN Lowokwaru 4 Malang yakni menampilkan tari topeng malangan saat sambut tim juri GSF.

P_20171115_091253

Selain menyuguhkan aksi kreasi tari topeng malangan, tim juri visitasi penilaian lomba GSF di SDN Lowokwaru 4 Malang juga disambut dengan yel yel serta gerak lagu yang tidak hanya dibawakan oleh ratusan peserta didik SDN Lowokwaru semata, namun turut didalamnya jajaran pendidik, tenaga kependidikan bahkan orangtua siswapun turut berpartisipasi memeriahkan gelaran ini.

IMG-20171115-WA0049

Usai prosesi penyambutan, tim juri lomba GSF di SDN Lowokwaru 4 Malang yang terdiri atas Dra. Wahyuni Ismiatie, M.Pd., Joni Sutaryono, dan Very Yudha Lesmana dipandu Nashwa Putri siswi kelas 5-B dan Ahmad Fahril siswa kelas 5-B menuju ruangan yang disediakan untuk mempresentasikan sembilan isu GSF yang menjadi dasar pemberian point nilai.

IMG-20171115-WA0054

Saat berkeliling melihat dari dekat daya dan upaya jajaran SDN Lowokwaru 4 Malang dalam menumbuhkembangkan karakter peduli lingkungan, tim juri terkesan dengan kreasi mading tiga dimensi yang sederhana namun lengkap dalam mengupas permasalahan lingkungan yang saat ini sedang dihadapi oleh SDN Lowokwaru 4 Malang.

” Sebelum kegiatan GSF ini dimulai, kami mengawali dengan pelaksanaan beberapa kegiatan seperti lomba pengelolaan kelas baik tingkat sekolah, tingkat gugus hingga tingkat kecamatan. Dengan mengedepankan komunikasi yang persuasif pada orangtua peserta didik, kami mengajak mereka untuk berpartisipasi sebisa dan seikhlas mungkin sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki tanpa adanya paksaan. Dan kami bersyukur bahwasannya pemahaman orang tua peserta didik sangatlah tinggi dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman dan nyaman bagi buah hati mereka. ” terang Kepala SDN Lowokwaru 4 Malang Untung Supriyono, S.Pd.

Screenshot_20171116-145742_1

Lebih lanjut Untung Supriyono, S.Pd berharap momentum GSF ini dapat menjadi sebuah jembatan yang kokoh untuk menghubungkan komunikasi antara pihak sekolah dengan pihak orangtua. Karena bagaimanapun bagusnya program kerja yang disusun oleh jajaran SDN Lowokwaru 4 Malang tanpa dukubgan maupun peranserta orangtua tidak akan berjalan dengan baik. (fandi harianto)

Kemendikbud Monev PIP Dikota Malang

P_20171115_121816

Malang – Selama dua hari ini, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar (SD) melakukan monitoring sekaligus evaluasi pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) dilingkungan satuan lembaga pendidikan yang ada di Kota Malang. Dihari pertama, Rabu 15 Nopember 2017 Joni Subroto, M.Pd staff Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud melakukan monev PIP di Gugus 3 Blimbing dan Gugus 4 Lowokwaru.

Di Gugus 3 Blimbing yang terdiri atas SDN Bunulrejo 1, SDN Bunulrejo 2, SDN Bunulrejo 3, SDN Bunulrejo 4, SDN Bunulrejo 5, dan SDN Bunulrejo 6 terdapat 114 penerima PIP. Sedangkan di Gugus 4 Lowokwaru yang terdiri atas SDN Percobaan 1, SDN Ketawanggede, SDN Sumbersari 1, SDN Sumbersari 2, SDN Sumbersari 3, dan SD Lab UM terdapat 82 penerima PIP.

Dikonfirmasi sesaat sebelum melakukan sosialisasi sekaligus Monev pada peserta didik dan orangtua siswa penerima PIP, Joni Subroto, M.Pd staff Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud menuturkan bahwasannya ada tiga hal utama yang menjadi pusat perhatian. Dengan datang secara langsung, berkoordinasi dan berkomunikasi untuk menggali informasi yang nantinya dapat dijadikan acuan evaluasi.

P_20171115_112015

” Kemendikbud dalam hal ini Direktorat Pembinaan SD ingin mengetahui secara langsung, detail dan transparan apakah PIP tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran baik distribusinya, pencairannya maupun penggunaan dana yang dicairkan dalam PIP. ” terang Joni Subroto , M.Pd.

Pada kesempatan monev pelaksanaan PIP juga dimanfaatkan untuk menghimpun Informasi mengenai siswa seperti apakah mereka memiliki KIP, apakah orangtua memiliki kartu keluarga sejahtera, keluarga peserta program keluarga harapan, memiliki ayah, memiliki ibu, saat mendapatkan uang PIP digunakan untuk apa saja menjadi sebuah data yang nantinya akan diserahkan sebagai bahan evaluasi bersama demi terselenggaranya PIP yang efektif dan efisien.

Dihari kedua, Kamis 16 Nopember 2017 Joni Subroto didampingi Erick Yanuar Yusuf, SE., M.Si Kasie program dan evaluasi bidang pembinaan SD dindik Kota Malang mengunjungi Gugus 6 Klojen yang terdiri dari SDN Penanggungan, SDN Oro – Oro Dowo, SD Sriwedari, SDK Sang Timur, SDK Mardiwiyata 2 dan dan SD Islam.Al Ma’arif

IMG-20171115-WA0043

Kegiatan monev dihari kedua selanjutnya dilaksanakan di Gugus dua Kecamatan Sukun yang terdiri atas SDN Bandungrejosari 1, SDN Bandungrejosari 2, SDN Bandungrejosari 3, SDN Bandungrejosari 4, SDN Bakalankrajan 1, SDN Bakalankrajan 2, dan SD Islamic Global School dan SDIT Insan Mulia.

P_20171115_115005

Sama halnya pada monev hari pertama, pada hari kedua inipun peserta didik didampingi orangtua mereka masing – masing diundang bersama untuk dikuatkan pemahaman arti dan fungsi dari PIP oleh Joni Subroto, M.Pd sekaligus pula berdialog secara langsung tentang kendala apa saja yang dihadapi saat menerima PIP. (fandi harianto)