Get Adobe Flash player
KALENDER
November 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
AFILIANSI


GSF Ala Sitaya Apa Adanya, Tapi Apa – Apa Ada

IMG-20171113-WA0029

Malang – Meski masih dalam tahap pembangunan sebagai upaya pemenuhan sarana belajar mengajar yang representatif bagi peserta didiknya, tidak menyurutkan semangat jajaran SD Islam Terpadu Ahmad Yani atau lebih dikenal dengan nama “Sitaya” yang kini dikepalai oleh Mutini, S.Pd untuk tetap optimis sambut gelaran visitasi penilaian lomba Green School Festival 2017 yang dilaksanakan pada Jum’at 10 Nopember 2017.

IMG-20171113-WA0030

Kehadiran tim penilai GSF 2017 di Sitaya yang terdiri atas Esty Handayani, M.KPd., Suhardini Nurhayati, M.Pd dan Mohammad Javier Aristo disambut apa adanya oleh keluarga besar satuan lembaga pendidikan jenjang SD yang berada dikawasan jalan Kahuripan No. 12. Diawali dengan penyambutan dipelataran Sitaya dengan alunan musik patrol yang dibawakan peserta didik Sitaya secara rancak , tim juri kemudian diajak untuk mendengar sekaligus melihat pemaparan sembilan isu GSF yang kini dihadapi dan disikapi oleh jajaran Sitaya.

IMG-20171113-WA0036

Dalam sambutannya Kepala SDIT Ahmad Yani (Sitaya) Mutini, S.Pd memohon maaf atas ketidak nyamanan tim juri saat melaksanakan visitasi di sekolahnya. Hal itu dikarenakan adanya aktivitas pembangunan beberapa sarana prasarana pendukung pembelajaran yang saat ini dikerjakan. Mutini, S.Pd mengakui bahwasannya dalam menghadapi GSF ini pihaknya apa adanya. Dalam artian tidak melakukan persiapan dan polesan berlebihan.

IMG-20171113-WA0035

” Kami telah terbiasa dengan program pembelajaran yang didalamnya terdapat unsur bina cinta kebersihan dan senam sehat yang dilaksanakan secara rutin oleh seluruh anggota keluarga besar SDIT Ahmad Yani. Saat ini kamipun terus berupaya menambah berbagai fasilitas diantaranya kolam untuk budidaya ikan lele dan ikan nila yang memanfaatkan air limbah bekas wudhu anak didik, terus mengoptimalkan produksi kompos dengan bahan utama makanan sisa peserta didik ” terang Mutini, S.Pd dihadapan tim juri.

IMG-20171113-WA0031

Meski apa adanya dalam menyongsong GSF, tapi apa – apa telah ada di areal lingkungan sekolah yang memiliki keyakinan bahwasanya setiap anak cerdas, kreatif dan berakhlak mulia itu. Sebuah green house besar berdiri megah dengan beragam tanaman baik tanaman obat keluarga (Toga), tanaman produktif (Cabe dan sayur sawi), tanaman hias hingga tanaman unggulan Sitaya yakni buah Tin tumbuh subur dan terawat dengan baik didalamnya.

Saat ini jajaran SDIT Ahmad Yani sedang mengembangkan inovasi teknologi terapan berupa alat pembuat kompos. Uniknya alat pembuat kompos yang umumnya memanfaatkan daun kering tidak demikian di Sitaya. Alat komposting yang dikembangkan ini nantinya akan diisi dengan sisa makanan peserta didik SDIT Ahmad Yani yang kemudian difermentasi dan bakal menghasilkan cairan yang digunakan sebagai pupuk. Sedangkan belatung yang ada didalam komposter sebagai akibat dari adanya sisa makanan yang ada bakal dimanfaatkan sebagai bahan pangan ikan lele dan ikan nila yang rencananya akan dibudidayakan di SDIT Ahmad Yani. (fandi harianto)

Tulis Pesan