Get Adobe Flash player
KALENDER
November 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
AFILIANSI


Tari Topeng Malangan Sambut Kehadiran Juri GSF di SDN Lowokwaru 4 Malang

IMG-20171115-WA0100

Malang – Penilaian gelaran lomba Green School Festival (GSF) kali ke empat yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang bekerjasama dengan Harian Jawa Pos Radar Malang pada Rabu, 15 Nopember 2016 di SDN Lowokwaru 4 Malang kawasan jalan Setaman No. 2 disambut antusias warga sekolah yang kini dikepalai oleh Untung Supriyono, S.Pd beberapa aksi dan kreasi disuguhkan apik oleh jajaran sekolah jenjang SD yang didirikan pada tahun 1963 silam. Salah satu aksi kreasi sebagai bentuk eksplorasi potensi siswa SDN Lowokwaru 4 Malang yakni menampilkan tari topeng malangan saat sambut tim juri GSF.

P_20171115_091253

Selain menyuguhkan aksi kreasi tari topeng malangan, tim juri visitasi penilaian lomba GSF di SDN Lowokwaru 4 Malang juga disambut dengan yel yel serta gerak lagu yang tidak hanya dibawakan oleh ratusan peserta didik SDN Lowokwaru semata, namun turut didalamnya jajaran pendidik, tenaga kependidikan bahkan orangtua siswapun turut berpartisipasi memeriahkan gelaran ini.

IMG-20171115-WA0049

Usai prosesi penyambutan, tim juri lomba GSF di SDN Lowokwaru 4 Malang yang terdiri atas Dra. Wahyuni Ismiatie, M.Pd., Joni Sutaryono, dan Very Yudha Lesmana dipandu Nashwa Putri siswi kelas 5-B dan Ahmad Fahril siswa kelas 5-B menuju ruangan yang disediakan untuk mempresentasikan sembilan isu GSF yang menjadi dasar pemberian point nilai.

IMG-20171115-WA0054

Saat berkeliling melihat dari dekat daya dan upaya jajaran SDN Lowokwaru 4 Malang dalam menumbuhkembangkan karakter peduli lingkungan, tim juri terkesan dengan kreasi mading tiga dimensi yang sederhana namun lengkap dalam mengupas permasalahan lingkungan yang saat ini sedang dihadapi oleh SDN Lowokwaru 4 Malang.

” Sebelum kegiatan GSF ini dimulai, kami mengawali dengan pelaksanaan beberapa kegiatan seperti lomba pengelolaan kelas baik tingkat sekolah, tingkat gugus hingga tingkat kecamatan. Dengan mengedepankan komunikasi yang persuasif pada orangtua peserta didik, kami mengajak mereka untuk berpartisipasi sebisa dan seikhlas mungkin sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki tanpa adanya paksaan. Dan kami bersyukur bahwasannya pemahaman orang tua peserta didik sangatlah tinggi dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman dan nyaman bagi buah hati mereka. ” terang Kepala SDN Lowokwaru 4 Malang Untung Supriyono, S.Pd.

Screenshot_20171116-145742_1

Lebih lanjut Untung Supriyono, S.Pd berharap momentum GSF ini dapat menjadi sebuah jembatan yang kokoh untuk menghubungkan komunikasi antara pihak sekolah dengan pihak orangtua. Karena bagaimanapun bagusnya program kerja yang disusun oleh jajaran SDN Lowokwaru 4 Malang tanpa dukubgan maupun peranserta orangtua tidak akan berjalan dengan baik. (fandi harianto)

Kemendikbud Monev PIP Dikota Malang

P_20171115_121816

Malang – Selama dua hari ini, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar (SD) melakukan monitoring sekaligus evaluasi pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) dilingkungan satuan lembaga pendidikan yang ada di Kota Malang. Dihari pertama, Rabu 15 Nopember 2017 Joni Subroto, M.Pd staff Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud melakukan monev PIP di Gugus 3 Blimbing dan Gugus 4 Lowokwaru.

Di Gugus 3 Blimbing yang terdiri atas SDN Bunulrejo 1, SDN Bunulrejo 2, SDN Bunulrejo 3, SDN Bunulrejo 4, SDN Bunulrejo 5, dan SDN Bunulrejo 6 terdapat 114 penerima PIP. Sedangkan di Gugus 4 Lowokwaru yang terdiri atas SDN Percobaan 1, SDN Ketawanggede, SDN Sumbersari 1, SDN Sumbersari 2, SDN Sumbersari 3, dan SD Lab UM terdapat 82 penerima PIP.

Dikonfirmasi sesaat sebelum melakukan sosialisasi sekaligus Monev pada peserta didik dan orangtua siswa penerima PIP, Joni Subroto, M.Pd staff Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud menuturkan bahwasannya ada tiga hal utama yang menjadi pusat perhatian. Dengan datang secara langsung, berkoordinasi dan berkomunikasi untuk menggali informasi yang nantinya dapat dijadikan acuan evaluasi.

P_20171115_112015

” Kemendikbud dalam hal ini Direktorat Pembinaan SD ingin mengetahui secara langsung, detail dan transparan apakah PIP tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran baik distribusinya, pencairannya maupun penggunaan dana yang dicairkan dalam PIP. ” terang Joni Subroto , M.Pd.

Pada kesempatan monev pelaksanaan PIP juga dimanfaatkan untuk menghimpun Informasi mengenai siswa seperti apakah mereka memiliki KIP, apakah orangtua memiliki kartu keluarga sejahtera, keluarga peserta program keluarga harapan, memiliki ayah, memiliki ibu, saat mendapatkan uang PIP digunakan untuk apa saja menjadi sebuah data yang nantinya akan diserahkan sebagai bahan evaluasi bersama demi terselenggaranya PIP yang efektif dan efisien.

Dihari kedua, Kamis 16 Nopember 2017 Joni Subroto didampingi Erick Yanuar Yusuf, SE., M.Si Kasie program dan evaluasi bidang pembinaan SD dindik Kota Malang mengunjungi Gugus 6 Klojen yang terdiri dari SDN Penanggungan, SDN Oro – Oro Dowo, SD Sriwedari, SDK Sang Timur, SDK Mardiwiyata 2 dan dan SD Islam.Al Ma’arif

IMG-20171115-WA0043

Kegiatan monev dihari kedua selanjutnya dilaksanakan di Gugus dua Kecamatan Sukun yang terdiri atas SDN Bandungrejosari 1, SDN Bandungrejosari 2, SDN Bandungrejosari 3, SDN Bandungrejosari 4, SDN Bakalankrajan 1, SDN Bakalankrajan 2, dan SD Islamic Global School dan SDIT Insan Mulia.

P_20171115_115005

Sama halnya pada monev hari pertama, pada hari kedua inipun peserta didik didampingi orangtua mereka masing – masing diundang bersama untuk dikuatkan pemahaman arti dan fungsi dari PIP oleh Joni Subroto, M.Pd sekaligus pula berdialog secara langsung tentang kendala apa saja yang dihadapi saat menerima PIP. (fandi harianto)

Divisitasi Juri GSF SDN Gadingkasri Tetap Laksanakan Pembiasaan PPK

IMG-20171115-WA0096

Malang – Gelaran visitasi penilaian Green School Festival (GSF) di SDN Gadingkasri pada Rabu, 15 Nopember 2017 tidaklah mengganggu aktivitas proses belajar mengajar peserta didik sekolah yang berada dikawasan jalan Galunggung VII No. 1 Kecamatan Klojen. Usai melakukan penyambutan tim juri visitasi GSF yang terdiri atas Ruri Patarini Purweningdyah, SE., S.Pd., Risna Widyawati, S.Pd, dan Dwi Fitri Wiyono dengan beberapa aksi kreasi dan potensi siswa dalam bentuk tari topeng dan suguhan ekstrakurikuler andalan pencak silat, peserta didik yang tidak masuk dalam tim GSF masuk ke kelas masing masing dan mengikuti pembelajaran sebagaimana mestinya.

IMG-20171115-WA0094

Bahkan tim juri beserta para orangtua yang hadir pada Visitasi GSF diajak turut serta melaksanakan pembiasaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berupa membaca doa doa pendek, melafalkan asmaul husna dan juga menyanyikan Indonesia Raya sesaat sebelum memulai pembelajaran.

P_20171115_071950_1

” Kami sadar dengan potensi dan kompetensi yang ada di SDN Gadingkasri, sehingga kami tidak muluk – muluk memasang target menjadi juara. Yang terpenting lingkungan sekolah bersih, nyaman dan sehat yang diupayakan semua keluarga besar SDN Gadingkasri tidak terkecuali oleh para orangtua siswa. Hikmah lain dari adanya GSF ini makin mempererat hubungan dan komunikasi pihak sekolah dengan orangtua siswa ” tutur Kepala SDN Gadingkasri Sri Sugiarti, M.Pd.

P_20171115_071056

Lebih lanjut Sri Sugiarti, M.Pd menuturkan meski tidak muluk – muluk dalam target atau hasil yang diperoleh, pihaknya berupaya semaksimal mungkin mengeksplorasi segala potensi yang ada di SDN Gadingkasri. Dengan luasan lahan sekolah yang hanya 800 meter persegi, Sri Sugiarti dan jajarannya mengembangkan budidaya tanaman produktif dengan sistem hidroponic dan juga melalui teknologi vertical garden.

P_20171115_071137

Berkat usaha, kerjasama serta komunikasi yang harmonis antar anggota keluarga besar SDN Gadingkasri berhasil mengembangkan inovasi teknologi terapan berupa pupuk cair hasil fermentasi sisa – sisa dedaunan ataupun sayuran yang tidak terpakai. Produksi pupuk cair itupun kemudian digunakan untuk menyuburkan tanaman yang tumbuh dilingkungan SDN Gadingkasri.

P_20171115_072102_1

Dihadapan tim juri, Labibah Nawarotu Dzahani Siswi Kelas V yang merupakan duta GSF SDN Gadingkasri memaparkan identifikasi masalah serta potensi yang ada dalam rangkuman sembilan isue GSF. Kegiatan visitasi Lomba GSF 2017 inipun juga dihadiri oleh orangtua peserta didik yang berpartisipasi aktif dalam mensukseskan kegiatan ini.

P_20171115_072402

Kegiatan visitasi GSF di SDN Gading kasri inipun turut dihadirkan kemampuan seni peserta didiknya melalui tari topeng dan juga berbagai kerajinan hasil keterampilan tangan siswa – siswi SDN Gadingkasri. (fandi harianto)

IMG-20171115-WA0089

Malang Tempo Doeloe Hadir Di SDN Cemorokandang 2 Sambut GSF

IMG-20171114-WA0087

Malang – Meski harus menunggu lama dan baru dikunjungi tim juri visitasi Green School Festival (GSF) pada pukul 13.00 namun tidak menyurutkan semangat jajaran SDN Cemorokandang 2 Malang yang kini dikepalai oleh Dra. Sulistyaningtyas, MM untuk sambut gelaran ajang rutin tahunan yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Malang bekerjasama dengan Harian Jawa Pos Radar Malang. Nuansa Malang Tempo Doeloe (MTD) begitu terasa kental di satuan lembaga pendidikan yang berada di jalan Raya Cemorokandang No. 75 saat sambut kehadiran tim juri GSF.

IMG-20171114-WA0068

Kearifan lokal budaya Malangan sangat ditonjolkan jajaran SDN Cemorokandang 2 Malang dalam menyambut tim juri visitasi GSF 2017. Diawali dengan pengalungan ornamen berbahan gelas daur ulang, tim juri disambut tetabuhan musik patrol dari kentongan, jerigen belas minyak, botol bekas air mineral dan beberapa alat musik lainnya dengan mengenakan kaos oblong warna putih sperti layaknya anak jaman dulu sedang bermain.

IMG-20171114-WA0064

Selanjutnya tim juri disuguhi atraksi kreasi yanyian yel – yel GSF dengan mengenakan kebaya sederhana mengingatkan akan nuansa MTD. Sepanjang koridor kelas dipajang aneka kreasi hasil kerajinan peserta didik SDN Cemorokandang 2 Malang berbahan dasar daur ulang beraneka ragam corak dan bentuk.

IMG-20171114-WA0065

” Kami ingin menghadirkan nuansa MTD yang tanpa ada beban. Anak bermain dengan lepas dan ini memang menjadi tujuan kami untuk mewujudkan sekolah ramah anak yang semaksimal mungkin menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi mereka. ” tutur Kepala SDN Cemorokandang 2 Malang Dra. Sulistyaningtyas, MM (fandi harianto)