Get Adobe Flash player
KALENDER
July 2016
M T W T F S S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
AFILIANSI


PKK Kota Malang Bersinergi Bersama Dindik Bekali Ketrampilan Kerajinan Pada Pelajar.

Hj. Dewi Farida Suryani saat mengunjungi Dekranasda Kabupaten Siak (Humas Pemkot Malang)

Hj. Dewi Farida Suryani saat mengunjungi Dekranasda Kabupaten Siak (Humas Pemkot Malang)

Malang – Jika angan Hj. Dewi Farida Suryani ketua TP PKK Kota Malang direalisasikan, maka dalam waktu dekat pelajar Kota Malang bakal memperoleh sumber belajar yang baru. Hal itu diungkapkan oleh Ketua TP PKK Kota Malang yang akrab disapa Ummik Farida sesaat setelah mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Siak pada Sabtu, 23 Juli 2016.

Istri Walikota Malang HM. Anton itupun memiliki angan dan ingin apa yang dilihat, diamati dan dikunjunginya pada hari i i untuk segera direalisasikan di PKK Corner Kota Malang.

” Setiap kali saya mendampingi Abah Anton ke suatu daerah, saya selalu menyempatkan diri untuk melihat secara langsung pusat – pusat kerajinan daerah setempat. Dengan begitu saya mendapatkan pengetahuan dan juga ilmu positif yang nantinya dapat diadopsi dan diterapkan di Kota Malang.” jelas Ummik Farida pada staff Humas Pemkot Malang yang diteruskan pada awak media.

Lebih lanjut ummi Farida menambahkan seperti halnya pada kunjungan di kabupaten Siak ini. Dikantor Dewan Kerajinan nasional Daerahnya tidak janya menjadi pusat penjualan souvenir semata, namun pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan souvenir itu dari pengrajin aslinya.

Hal itulah yang bakal diadopsi ummi Farida. Kedepan PKk Corner yang berada dikawasan pusat olahraga stadion Gajayana bakal dilengkapi dengan demonstrasi pembuatan souvenir langsung oleh pengrajinnya. Sehingga menjadi salah satu faktor daya tarik mendatangkan pengunjung.

Dengan dilengkapinya PKK Corner dengan cara pembuatan souvenir yang didemonstrasikan langsung oleh pengrajin dapat dijadikan sebagai wahana edukasi bagi para pelajar di Kota Malang khususnya dalam hal pembuatan kerajinan tangan. Dengan begitu diharapkan siswa siswi di kota Malang nantinya dapat memanfaatkan fasilitas pengrajin di PKK Corner untuk mengasah kreatifitas mereka

” Program ini akan secepatnya saya koordinasikan dengan Dinas Pendidikan agar dapat sinergi dan berjalan sesuai dengan harapan ” tutur Ummi Farida.

Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah MM menyambut baik rencana Ummi Faridha. Dengan adanya jalinan kerjasama yang diprakarsai oleh TP PKk kota Malang ini, para pelajar akan memiliki nilai tambah keilmuannya. Yang mungkin dapat berguna di masa mendatang. (fan)

Eratkan Silaturahmi Hapus Salah Persepsi, K3S Klojen Gelar Halbi.

Anggota K3S Klojen saling bermaaf maafan pada gelaran halal bi halal 2016 (fandi harianto)

Anggota K3S Klojen saling bermaaf maafan pada gelaran halal bi halal 2016 (fandi harianto)

Malang – Bertempat di Aula Gedung PPI lantai 3 kantor pusat Universitas Merdeka Malang, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Klojen Kota Malang menggelar Halal Bi Halal (Halbi) pada Sabtu 23 Juli 2016. Halbi yang dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dan juga perwakilan guru se Kecamatan Klojen inipun dibuka oleh Kepala Seksi Fungsional Non Guru Dinas Pendidikan Kota Malang Muflikh Adhim, SE, MM.

Halbi yang dimulai pukul 09.00 WIB itupun diisi dengan berbagai kegiatan yang merupakan partisipasi beberapa sekolah. Seperti misalnya penampilan mini pembelajaran tartil Al Qur’an oleh SDI Al Irsyad, suguhan alunan merdu nan syahdu lagu – lagu islami yang dibawakan oleh anak didik SDN Kasin, penampilan Dai Kecil dari SDN Gadingkasri.

Usai suguhan penampilan, Muflikh Adhim, SE, MM yang mewakili kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM menyampaikan sanbutannya dihadapan para pendidik dan kepala sekolah Se Kecamatan Klojen.

Dalam sambutannya Adhim menyampaikan pesan bahwasannya Dinas Pendidikan mengucapkan terima kasih atas kinerja, kerja keras dan juga usaha bersama insan pendidikan salah satunya Klojen, sehingga integritas kota Malang mendapatkan point tertinggi. Integritas yang tinggi membuktikan suksesnya pendidikan karakter khususnya pada segi kejujuran. Dan diharapkan prestasi ini terus dapat dikembangkan dan juga di tingkatkan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan mauidhotul hasanah oleh Drs. Chusnul Fathoni, M.Ag. Dalam tausiyahnya, ust Fathoni mengatakan Halal Bi Halal pada hakikatnya adalah kesiapan dan juga kerelaan kita untuk memaafkan kesalahan yang diperbuat orang lain kepada diri kita.

” Dalam Al Qur’an tidak ada satu ayatpun yang menyatakan atau memerintahkan umat islam untuk meminta maaf. Namun justru kita harus memberikan maaf. Sekalipun tanpa diminta. Mendahului untuk memberi maaf lebih mulia daripada insan yang memberi maaf ” tutur Fathoni dalam tausiyahnya.

Lebih lanjut, Fathoni mengatakan memberi maaf dapat menghindarkan manusia dari kenbangkrutan amal soleh. Selain itu orang yang memberi maaf memiliki mental yang sehat. Karena akan menghapus benci dalam sanubari kita dan juga tidak ada rasa permusuhan yang pada akhirnya hidup akan tenang dan mental akan sehat.

Ketua K3S Kecamatan Klojen Drs. H. Samsul Ma’arif, MM menuturkan bahwasannya gelaran halbi wilayah Klojen selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Gelaran halbi inipun selain sebagai media pertemuan untuk saling memaafkan diantara insan pendidikan Klojen juga sebagai ajang komunikasi sekaligus silaturahmi.

Pada penghujung acara K3S Klojen menyerahkan cinderamata pada kepala sekolah yang dimutasi maupun purna tugas. Beberapa diantaranya Drs. Rifai yang dimutasi ke SDN Buring, Drs. Handay Nuredi, MM yang dimutasi ke SDN Bumiayu 1. Dan kepala SDLB Oro oro Dowo Dra. Pudjiati yang memasuki masa purna tugas.

Gelaran Halbi inipun ditutup dengan saling memafkan dan juga ramah tamah antara para kepala sekolah dan juga pendidik di lingkungan Kecamatan Klojen. (fan)

Nilai UKG Minim, Guru Bakal Dapatkan Pelatihan.

Kasi Fungsional Guru Dinas Pendidikan Kota Malang Jianto saat memberikan keterangan seputar program GP (fandi harianto)

Kasi Fungsional Guru Dinas Pendidikan Kota Malang Jianto saat memberikan keterangan seputar program GP (fandi harianto)

Malang – Kabar gembira bagi guru atau tenaga pendidik yang ada di kota Malang. Tenaga Pendidik yang mendapatkan nilai minim atau dibawah standart yang ditetapkan saat mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) bakal mendapatkan pelatihan.

Hal itu diungkapkan Jianto Kasi Fungsional Guru Dinas Pendidikan Kota Malang pada Jumat 22 Juli 2016 di ruang kerjanya usai mengikuti senam pagi.

” Guru yang mendapatkan nilai minim saat mengikuti UKG bakal diikutsertakan dalam program Guru Pembelajar (GP). Dalam program GP nantinya ada tiga model yang bakal dijalani oleh para tenaga pendidik. Yakni model tatap muka, model daring dan model kombinasi.” tutur Jianto.

Lebih lanjut, Jianto menambahkan saat ini program GP masih dalam tahap persiapan dan pemantapan. Khususnya bagi para mentor atau pemberi materi. Mentor dalam program GP ini berasal dari para tenaga pendidik yang memperoleh nilai 90 hingga 100 dalam gelaran UKG beberapa waktu lalu.

Guru yang mendapatkan nilai sempurna bakal mendapatkan bimbingan dan pelatihan dari pihak pihak yang berkompeten. Untuk Kota Malang sendiri ada sekitar 111 guru uang mendapatkan nilai sempurna saat menempuh UKG beberapa waktu lalu.

UKG tahun 2016 inipun diikuti oleh 8.935 guru dari berbagai jenjang mulai TK, SD, SMP, SMA hingga jenjang SMK. Seperti yang diisyaratkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bahwasannya UKG digunakan sebagai salah satu parameter pemetaan guru. Bahkan Kemendikbud mewacanakan pada tahun 201i mendatang nilai minimal UKG yang harus dimiliki guru yakni 80 point. Jika guru mendapatkan nilai UKG dibawah 80, tidak menutup kemungkinan sertifikasinya tidak dapat dicairkan. (fan)

Kadindik Hadiri Halal Bi Halal UPT Pendas Sukun

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah , MM memberikan sambutan pada halal bi halal keluarga besar UPT Pendas Sukun (fandi harianto)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah , MM memberikan sambutan pada halal bi halal keluarga besar UPT Pendas Sukun (fandi harianto)

Malang – Bertempat di Masjid Al Ikhlas kawasan jalan Raya Langsep, UPT Pendidikan Dasar Kecamatan Sukun melaksanakan Halal Bi Halal pada Kamis 21 Juli 2016 yang dihadiri secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM.

Gelaran halal bi halal inipun dihadiri oleh kepala sekolah jenjang KB/TK/RA serta SD/MI dan juga ratusan guru yang melaksanakan tugasnya di wilayah Kecamatan Sukun Kota Malang.

Dalam sambutannya, Kepala UPT Kecamatan Sukun Syahrial S.Sos berterimakasih atas kesediaan Kepala Dinas yang telah meluangkan waktunya sitengah kesibukanbdan padatnya jadwal acara. Syahrial menambahkan kegiatan halal bi halal ini merupakan rangkaian kegiatan rutin tahunan sebagai wadah komunikasi dan menjalin tali silaturahmi antar anggota keluarga besar UPT Pendas Kecamatan Sukun.

Halal bi halal inipun di isi dengan tauziah oleh Gus Wahid yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren LP Wanita Sukun Aisiyah.

” Atas nama pribadi dan juga kelembagaan saya memohon maaf yang sebesar besarnya manakala dalam memimpin dan memberikan pelayanan kepada bapak ibu masih belum memuaskan. Mengingat beragam dan banyaknya hal yang ditangani oleh Dinas Pendidikan. Saat ini saja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang afa di Kota Malang berjumlah 19 ribu orang dengan tiga ratus lebih peserta didik. ” ujar Zubaidah di awal sambutannya.

Gus Wahid memberikan tauziah betapa mulianya profesi seorang guru. Karena ditangan seorang guru maju mundurnya sebuah negara ditentukan oleh mereka. Baik buruknya moral generasi bangsa sedikit banyak juga dibentuk berkat guru melalui metode pendidikan yang dilakukannya pada anak didiknya.

Menyadari betapa pentingnya peranan guru dan betapa mulianya profesi seorang guru, Gus Wahid menghimbau agar hadirin halal bi halal untuk melaksanakan tugasnya sebagai pendidik dengan sebaiknya walau di tengah situasi dan kondiai yang serba terbatas. Gelaran halal bi halal inipun diakhiri dengan prosesi bersalam salaman saling memaafkan diantara para hadirin. (fan)