Get Adobe Flash player
KALENDER
July 2016
M T W T F S S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
AFILIANSI


Panduan Umum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2016/2017

PANDUAN UMUM

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)

KOTA MALANG

TAHUN AJARAN 2016/2017

selengkapnya bisa di download  disini

Hasil Seleksi PPDB di https://malang.siap-ppdb.com/

 

Wakil Walikota Malang Pastikan PPDB Online Dinas Pendidikan Transparan

Wakil Walikota Malang Drs. H. Sutiaji Bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang memberikan penjelasan tentang PPDB Online yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang  (fandi harianto)

Wakil Walikota Malang Drs. H. Sutiaji Bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang memberikan penjelasan tentang PPDB Online yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang (fandi harianto)

Malang – Waki Wali Kota Malang, Sutiaji, memastikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur online berlangsung secara transparan dan tidak ada manipulasi data. Hal itu ia peroleh usai melakukan sidak ke kantor Dinas Pendidikan, Selasa (28/6) lalu untuk memantau jalannya proses PPDB.

Wawali menegaskan dengan sistem online, maka pemantauannya akan mudah karena ada sentralisasi pendataan sehingga tinggal melihat data sampling yang akan dipantau.

“Itu juga terkait dengan pagu sekolah yang datanya sudah jelas, sehingga jika ada penambahan akan jelas kelihatan,” kata Sutiaji usai membuka peresmian Green School di SMA Negeri 2 Kota Malang, Rabu (29/6).

Ia membeberkan, permasalahan penambahan pagu justru terjadi karena ada desakan masyarakat yang meminta kuota sekolah negeri ditambah. “Nah kalau seperti ini kasihan sekolah swasta nanti tidak kebagian siswa,” tandasnya.

Wawali Sutiaji, juga mengimbau kepada sekolah agar menaikkan mutu sekolah mereka dengan menambah sarana dan prasarana serta guru yang mumpuni untuk proses belajar mengajar.

“Manajemen sekolah dan standar pelayanan minimal harus dipenuhi,” tukasnya.

Jika kualitas sekolah negeri dan swasta sudah seimbang, maka pemerintah akan memperhatikan dengan serius pengembangannya melalui gelontoran anggaran dari dana hibah untuk penambahan sarana dan prasarana sekolah tersebut. (Sa/fan)

Dinas Pendidikan Kota Malang Larang Keras Ploncoan Musim MOS

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM memberikan keterangan tentang MOS (fandi harianto)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM memberikan keterangan tentang MOS (fandi harianto)

Malang – Tahun ajaran baru 2016/2017 bakal segera dimulai dalam hitungan hari. Seperti sudah menjadi tradisi saat masuk pada tahun ajaran baru, mesti terjadi perploncoan berbalut MOS ( Masa Orientasi Siswa) pada siswa didik baru.

Menyikapi hal tersebut Kementrian Pendidikan Nasional telah mengeluarkan Permendiknas yang intinya melarang adanya perploncoan pada saat MOS. Dinas Pendidikan Kota Malang pun meneruskan kebijakan Kemendiknas dengan mengeluarkan instruksi yang intiny melarang keras terjadinya perploncoan pada saat MOS berlangsung.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM sesaat usai melaksanakan sosialisasi lomba Green School Festival di SMA Negeri 2 Malang pada Rabu, 28/6.

” Kami akan bersikap tegas jika larangan dan himbauan perploncoan ini tidak diperhatikan oleh pihak sekolah. Kami juga berharap dan menghimbau pada orang tua agar mengantarkan putra putri mereka kesekolah pada saat masuk hari pertama” tutur Zubaidah. (fan)

Dinas Pendidikan Kota Malang Bulatkan Tekad Wujudkan Sekolah Sehat

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang bersama Wakil Walikota Malang mendengarkan pemaparan tim sosialisasi GSF (fanfi harianto)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang bersama Wakil Walikota Malang mendengarkan pemaparan tim sosialisasi GSF (fanfi harianto)

Malang – Untuk kali ketiga Green School Festival (GSF) hasil kerja bareng Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Malang dan juga Radar Malang kembali digelar. Penjurian kegiatan ini bakal dilaksanakan selama dua bulan yakni Bulan Juli dan Agustus 2016 mendatang.

” Jika tahun sebelumnya sekolah yang mendaftar saja yang masuk dalam peserta lomba GSF ini. Namun mulai tahun ini semua sekolah baik yang tidak mendaftar maupun yang mendaftar bakal dikunjungi dan dinilai oleh tim juri” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM

Lebih lanjut, Zubaidah mengatakan sifat lomba ini adalah sukarela. Namun sekolah yang tidak mendaftar tetap dinilai untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan dan juga implementasi pengelolaan sekolah berbasis lingkungan sehat.

Hal itu tidak terlepas dari program Pemerintah Kota Malang yang digaungkan oleh Walikota Malang HM. Anton untuk menciptakan generasi yang cerdas, ceria , cemerlang, bermartabat salah satunya melalui bidang kesehatan.Himbauan itupun disikapi Dinas Pendidikan Kota Malang dengan membulatkan Tekad Wujudkan Sekolah Sehat melalui gelaran GSF ini.

Untuk mensukseskan gelaran GSF ini, Dinas Pendidikan Kota Malang telah menggelar sosialisasi sebanyak dua kali. Kali pertama, sosialisasi ditujukan pada para kepala sekolah jenjang SD dan sosialisasi kedua bagi kepala sekolah jenjang SMP, SMA dan SMK.

Sosialisasi GSF inipun dihadiri secara langsung oleh Wakil Walikota Malang Drs. H. Sutiaji, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM dan jajaran pimpinan Radar Malang.

Dalam sambutannya, Sutiaji mengatakan kegiatan ini merupakan program kerja yang sangat positif. Dengan kegiatan ini ada motivasi sekolah untuk berusaha meningkatkan taraf kesehatan lingkungan sekolah yang ada di kota Malang. Sekolah sehat bakal meningkatkan prestasi anak didik karena mereka merasa nyaman saat belajar (fan)

SDN Bareng 4 Malang Lepas Anak Didiknya Dalam Kesederhanaan Namun Penuh Makna.

Isnaeni, S.Pd, M.Pd didampingi Bashori melepas siswa kelas VI (fandi harianto)

Isnaeni, S.Pd, M.Pd didampingi Bashori melepas siswa kelas VI (fandi harianto)

Malang – Sepertinya hari Sabtu, 25/6 merupakan hari yang spesial bagi beberapa sekolah. Buktinya pada hari ini belasan sekolah yang ada di Kota Malang menggelar prosesi pelepasan anak didik mereka untuk dikembalikan pada orang tua masing masing karena telah usai menempuh pendidikan seperti yang disyaratkan dalam peraturan. Pun demikian halnya dengan SDN Bareng 4 Malang.

Sekolah yang dikepalai oleh Isnaeni, S.Pd, M.Pd itupun menggelar prosesi pelepasan anak didiknya secara sederhana namun penuh makna. Tidak kurang dari 35 siswa kelas VI yang usai menjalani Ujian dan pembelajaran mengikuti prosesi ini.

” Mewakili segenap pendidik dan tenaga kependidikan saya selaku kepala Sekolah menghaturkan terima kasih yang sebesar besarnya atas kerjasama dn partisipasi orang tua diswa yang telah turut serta mensukseskan proses pembelajaran di SDN Bareng 4 Malang. ” tutur Isnaeni dalam sambutannya.

Lebih lanjut Isnaeni mengatakan pihaknya juga menghaturkan permintaan maaf yang sebesar besarnya jika terjadi kekurangan, kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja selama mendidik dan membimbing putra putri wali siswa sekalian.

Seperti lazimnya prosesi pelepasan siswa, di Sekolah Dasar yang terletak dikawasan jalan Simpang Kawi 11 itupun juga diisi dengan penampilan kreatifitas anak didiknya. Beberapa kreatifitas yang ditampilkan diantaranya pembacaan puisi, paduan suara, pidato perpisahan dan ditutup dengan tari Kevyok Anting – Anting.

Sementara itu Drs. Bashori, M.Pd pengawas TK/SD UPT Pendidikan Dasar Kecamatan Klojen dalam sambutannya mengingatkan para orang tua siswa untuk selalu memberikan pengawasan dan juga pembinaan karakter sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang tanpa pengaruh negatif. (fan)