Get Adobe Flash player
KALENDER
May 2016
M T W T F S S
« Apr    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
AFILIANSI


Tim Penilai UKS Nasional Senam Bersama Di Sektap UKS Kota.

Tim Penilai Lingkungan Sehat melakukan senam bersama sekretaris daerah, ketua harian UKS Kota Malang, Kepala Dinas Kesehatan dan pejabat lainnya (fan)

Tim Penilai Lingkungan Sehat melakukan senam bersama sekretaris daerah, ketua harian UKS Kota Malang, Kepala Dinas Kesehatan dan pejabat lainnya (fan)

Malang – Tepat pukul 08.00 WIB Selasa, 24 tim penilai lomba lingkungan sehat tingkat nasional tiba di Kantor Dinas pendidikan yang berada di kawasan Veteran 19. Tim penilai yang berjumlah 11 orang itupun disambut dengan gerakan UKS serta senam UKS yang dibawakan oleh tim Paskibraka SMKN 2 Malang serta oleh siswa siswi SMAN 2 Malang.

Tim juri yang dipandu oleh dua orang siswa itupun kemudian ikut bergabung turut serta melakukan senam UKS bersama dengan siswa siswi. Kedatangan tim penilai ke Sektap UKS Kota ini melihat secara langsung pelaksanaan program UKS di induk organisasi yang menaungi sekolah pada semua jenjang di Kota Malang itu.

Ketua Tim penilai dr. Kristin dari Kementrian Kesehatan RI melihat satu persatu data pendukung, sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan UKS di Kota Malang.

Penilaian inipun dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Cipto Wiyono, Ketua Harian UKS Kota Malang sekaligus Asisten 3 Yudhi K Ismawardi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM, Kepala Dinas Kesehatan dr. Asih Tri Rachmi, dan beberapa pejabat lainnya.

Hari ini tim penilai lingkungan sehat bakal, melakukan visitasi kebeberapa tempat diantaranya Sektap UKS Kecamatan Kedung Kandang, SMPN 10 Malang, Rumah sehat dan posyandu di perum Puskopad Buring.

Rencananya Walikota HM. Anton bakal melepas kepulangan tim penilai lingkungan sehat tingkat nasional di SMPN 10 Malang siang hari ini. (fan)

Walikota Malang Bersama Dindik Bertekad Wujudkan UKS Secara Nyata.

Walikota Malang bersama tim penilai dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang melantunkan lagu bersama usai ramah tamah (fandi harianto)

Walikota Malang bersama tim penilai dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang melantunkan lagu bersama usai ramah tamah (fandi harianto)

Malang – Bertempat di ruang sidang balaikota Senin, 23/5 Walikota Malang HM. Anton bersama Kepala Dinas Pendidikan Dra. Zubaidah, MM menjamu tim penilai lomba lingkungan sekolah sehat tingkat nasional yang dibalut dalam ramah tamah.

Gelaran ramah tanah inipun juga dihadiri oleh beberapa kepala Dinas lainnya, kepala Sektap UKS Kota Malang sekaligus Asisten 3 Yudhi K Ismawardi.

Dalam sambutannya, Walikota Malang HM. Anton berharap bahwasannya pertemuan ini tidak hanya sampai disini saja, melainkan bertemu kembali di Jakarta dalam penerimaan piala juara 1 UKS tingkat Nasional.

” Saat ini Pemerintah Kota Malang bersama jajaran terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan bertekad untuk mewujudkan UKS secara nyata. Salah satunya melalui sosialisasi dan pembinaan pada anak didik untuk mengkonsumsi makanan sehat. ” tutur Walikota yang akrab disapa Abah Anton itu dalam sambutannya.

Lebih lanjut Abah Anton mengatakan bahwasannya selain melakukan pembinaanbdanbsosialisasi pola hidup sehat, Pemerintah Kota Malang juga menjalin kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) serta penjamah makanan sehat demi terwujudnya pola hidup sehat secara nyata dan berkesinambungan.

Tidak lupa pula pada kesempatan kali ini Abah Anton juga memohon saran dan kritik yang konstruktif agar ada perbaikan dan peningkatan pelaksanaan UKS di Kota Malang dimasa mendatang.

Tim penilai lomba lingkungan sehat yang berjumlah 11 orang itupun sangat terkesan dengan terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang baik antar pihak terkait. Hal itu diungkapkan ketua tim juri penilai lomba lingkungan sehat dr. Kristin saat memberikan sambutan mewakili rombongan tim penilai.

” Kami sangat terkesan dengan pelaksanaan dan perwujudan UKS yang menjadi salah satu program prioritas di Kota Malang. Keberadaan UKS yang betul – betul dapat meningkatkan dan merubah peserta didik yang sebelumnya tidak peduli pada kesehatan menjadi peduli merupakan goal utama daripada kegiatan ini. ” tutur dr. Kristin

Lebih lanjut dr. Kristin mengungkapkan fakta bahwa dibeberapa daerah uks terhambat karena tidak adanya koordinasi yang padu antara pihak terkait. Tim juri juga terkesan dengan pembinaan UKS di pesantren Al Munawaroh.

Sementara itu dalam pelaporannya, ketua sektap UKS Kota Malang Yudhi K Ismawardi memberikan pemaparan kondisi dan keadaan Kota Malang saat ini.

Dalam acara ramah tamah inipula tamu undangan dan juga tim penilai disuguhi atraksi tari topeng malangan bapang yang dibawakan oleh siswi SMPN 4 Malang dan paduan suara PKK Kota Malang. Uniknya lagi pembawa acara yang berasal dari siswa siswi SMPN 10 Malang memandu acara dalam empat bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Jawa, Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin.

Esok hari atau Selasa 24/5 tim penilai akan mengunjungi Sektap UKS Kota, Sektap UKS Kecamatan Kedung Kandang, SMPN 10 Malang, Rumah Sehat di RT. 05 RW. 03 Kelurahan Buring serta posyandu di perumahan Puskopad sebagai titik penilaian Lingkungan Sehat. (fan)

Mendikbud Buka LKS ke XXIV tahun 2016 di Graha Cakrawala

Mendiknas bersama Wakil Gubernur Jatim dan Walikota Malang menikmati suguhan Atraksi siswa SMK pada pembukaan LKS SMK ke XXIV (fan)

Mendiknas bersama Wakil Gubernur Jatim dan Walikota Malang menikmati suguhan Atraksi siswa SMK pada pembukaan LKS SMK ke XXIV (fan)

Malang – Bertempat di gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang Senin 23/5 Menteri Pendidikan Nasional RI, Anies Baswedan membuka secara resmi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Nasional yang ke – XXIV tahun 2016. Pada pembukaan ini hadir beberapa tokoh penting diantaranya Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf Walikota Malang, H. Moch Anton, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur serta jajaran petinggi Kemendiknas

Gelaran LKS tahun ini diikuti oleh 1.152 siswa b siswi SMK terbaik di Indonesia yang telah melewati seleksi tingkat provinsi.

LKS SMK tahun 2016 ini mengambil tema “Pengembangan Kompetensi Siswa Beserta Ekosistem SMK Dalam Pembentukan Akhlak, Sikap dan Karakter”, inipun akan berlangsung selama 4 hari kedepan hingga tanggal 27 Mei 2016 mendatang.

Dalam sambutannya, Mendiknas Anies Baswedan menyampaikan bahwa LKS tahun ini diadakan sebagai upaya nyata memacu setiap SMK untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajarannya sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja. Sehingga lulusan SMK dapat diserap maksimal oleh dunia industri maupun dunia usaha.

Para jawara yang tampil dalam ajang LKS ini nantinya bakal mewakili Indonesia mengikuti lomba serupa tingkat dunia yakni World skill competition yang akan dihelat pada tahun 2017 mendatang di Abu dhabi

LKS merupakan salah satu ajang bergengsi pembuktian kualitas siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap penyerapan dan pengaplikasian pembelajaran di sekolah. Pada LKS kali ini terdapat 52 bidang lomba yang dikompetisikan.

Melalui kegiatan ini pula, diadakan program keluarga sebangsa yang bermakna bahwa selama berada di Kota Malang, anak-anak peserta lomba yang berasal dari seluruh Indonesia, akan menginap di rumah-rumah warga di Malang.

“Hal ini penting untuk membangun kesadaran mereka, bahwa Indonesia itu memang beragam” ujar Anies.

Melalui program keluarga sebangsa pula, gelaran pelaksanaan LKS menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya peserta menginap dihotel maka mereka akan menginap dirumah warga selama mengikuti perhelatan LKS SMk tingkat Nasional tahun 2016 ini. (fan)

Peserta LKS Nasional Disambut Siswa SMKN 3 Malang Dengan Busana Daerah.

Siswa siswi SMKN 3 Malang berjajar rapi mengenakan baju adat nusantara menyambut tamu LKS SMK tingkat Nasional (fandi harianto)

Siswa siswi SMKN 3 Malang berjajar rapi mengenakan baju adat nusantara menyambut tamu LKS SMK tingkat Nasional (fandi harianto)

Malang – Gelaran pembukaan LKS SMK tingkat Nasional di Graha Cakrawala pada Senin, 23/5 benar – benar dimanfaatkan insan SMK se – nusantara
untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki. Termasuk SMK Negeri 3 Malang.

Sekolah yang berada di kawasan jalan Surabaya Kota Malang inipun didapuk panitia untuk menjadi penerim tamu pada gelaran pembukaan LKS SMK Tingkat Nasional.

Kepercayaan yang diberikan panitia pun dijawab dengan dedikasi dan tanggung jawb tinggi oleh kepala SMKN 3 Malang Dra. Faizah, M.Pd . Hal itu tampak dari berjajarnya 20 pasang siswa – siswi SMKN 3 Malang dipintu masuk venue guna menyambut para tamu.

Uniknya lagi ke 20 pasang siswa – siswi SMKN 3 Malang itupun menggunakan pakaian adat nusantara dari sabang hingga merauke. Diantara pakaian adat nusantara yang dikenakan siswa – siswi SMKN 3 Malang yakni pakaian adat asal Palembang. Bali , NTT, Kalimantan, Aceh, Papua, dan sepuluh busana Malangan

Ditemui ditempat pembukaan, Kepala SMK Negeri 3 Malang Dra. Faizah, M.Pd mengatakan bahwa anak didiknya mengenakan baju adat nusantara dikarenakan sebagai bentuk apresiasi terhadap para peserta LKS SMK tingkat Nasional yang datang dari seantero Nusantara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah MM menghaturkan terima kasih kepada insan SMK di kota Malang yang bahu membahu menyemarakkan dan berpartisipasi demi kesuksesan penyelenggaran LKS SMK tingkat Nasional yang pada tahun ini memasuki tahun yang ke – 24. (fan)