Get Adobe Flash player

Kepala Dinas Pendidikan Dra. Zubaidah, MM
KALENDER
March 2018
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
AFILIANSI


Archive for March 9th, 2018

Siapkan UNBK Kejar Paket B dan C Dindik Gelar Rakor

Screenshot_20180309-190208_1

Malang – Dinas Pendidikan Kota Malang yang kini dikepalai oleh Dra. Zubaidah, MM terus melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan pelayanan pendidikan. Tidak terkecuali pada Warga Belajar yang mengenyam pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) lewat program Kejar Paket B (sederajat SMP) maupun Kejar Paket C (sederajat SMA). Salah satu usaha tersebut yakni mempersiapkan secara matang penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang telah terjadwal bagi Warga Belajar PKBM.

IMG_3192

Persiapan itupun diawali dengan menggelar rapat koordinasi terkait teknis penyelenggaraan UNBK bagi Warga Belajar PKBM Kejar Paket B dan Kejar Paket C pada Kamis, 8 Maret 2018 di Aula komplek Kantor Dinas Pendidikan Kawasan Jalan Veteran No. 19 Malang. Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal sebagai penanggung jawab penyelenggaraan UNBK WB PKBM inipun mengundang Kepala Sekolah sekaligus operator SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 5, SMP Negeri 6, SMP Negeri 8, SMP Negeri 9, SMP Negeri 18 dan SMP Negeri 20 untuk mengikuti gelaran rapat koordinasi ini.

IMG_3239

Rakor inipun dihadiri pula oleh pihak PKBM selaku penyelenggara proses belajar dan mengajar yang dijalani oleh Warga Belajar diantaranya PKBM Al Khadijah, Srikandi, PPS Darrita Lim Wadda Wah, PPS Ulum As Syar Iayah, S. Supriadi, Sanggar Kegiatan Belajar Kota Malang (SKB), Ash Habul Hidayah, Zam – Zam, Kartini, Kendedes, Sabilun Najjah dan PKBM Ki Hadjar Dewantara.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM didampingi Sekretaris Dinas Drs. Totok Kasianto serta Kepala Seksi Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Tujuwarno, S.Pt membuka secara langsung kegiatan rakor ini. Dalam sambutannya Dra. Zubaidah, MM berharap sekolah tempat pelaksanaan UNBK untuk WB PKBM secara sungguh – sungguh dan juga memberikan pelayanan secara maksimal tanpa membedakan mereka adalah peserta didik non reguler.

IMG_3200

” Setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan pendidikan yang baik dan maksimal sesuai kemampuan daerah serta potensi yang ada. Tidak terkecuali Warga Belajar PKBM yang selama ini menjalani proses belajar mengajar dilembaga non formal. ” himbau Dra. Zubaidah, MM dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Tujuwarno, S.Pt menuturkan bahwasannya pelaksanaan UNBK WB PKBM Kejar Paket C atau setara SMA akan dilaksanakan pada 27 April hingga 13 Mei 2018. Sedangkan untuk UNBK WB PKBM Kejar Paket B atau setara SMP direncanakan dilaksanakan pada 4 hingga 6 Mei 2018 mendatang.

Screenshot_20180309-190218_1

” Bagi peserta WB PKBM Kejar Paket C yang tidak dapat mengikuti UNBK sesuai jadwal tersebut. Kami menyediakan waktu untuk mengikuti UNBK susulan pada 11 hingga 13 Mei 2018. Dan untuk WB PKBM Kejar Paket B UNBK susulan dilaksanakan sama dengan jadwal UNBK Susulan Kejar Paket C.” terang Kepala Seksi Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Tujuwarno, S.Pt. (fandi harianto)

Film “Menolak Diam” Jadi Bahan Diskusi Refleksi Diri Keluarga Besar Dindik Kota Malang

P_20180309_074805

Malang – Nonton bareng (Nobar) film bertajuk ” Menolak Diam” oleh jajaran keluarga besar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang pada Jum’at 9 Maret 2018 di Aula Komplek Perkantoran Dindik kawasan jalan Veteran No. 19 Malang menjadi bahan diskusi sekaligus refleksi diri peningkatan pelayanan pendidikan pada masyarakat. Film Menolak Diam meruapakan salah satu media sosialisasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menumbuhkembangkan keberanian, kepercayaan diri dan ketegasan dalam menindak praktik korupsi yang terjadi pada sebuah instansi pemerintah, tidak terkecuali satuan pendidikan.

Nobar film ” Menolak Diam ” inipun diikuti pula oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dra. Sri Sutrisnawati, M.KPd., Kepala Bidang Pembinaan SMP Siti Ratnawati, SH., M.Pd., Kepala Bidang Pembinaan SD Dra. Atimah, M.Pd., kepala sub bagian penyusunan anggaran Heny Rachmaniar, SP., MM., Kepala Sub Bagian Keuangan Dra. Lilik Dwi Riyani, jajaran kepala seksi, serta staff Dinas Pendidikan.

P_20180309_074818(1)

Nampak pula 13 orang pengawas TK/SD, enam orang pengawas SMP, Kepala UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kepala UPT Pelayanan Autis Tlogowaru beserta staff dan juga belasan siswa SMK maupun mahasiswa yang melaksanakan magang kerja di Dinas Pendidikan Kota Malang larut menyimak Nobar film ” Menolak Diam ” dari awal hingga akhir sampai dengan diskusi membahas muatan moral yang ada pada film tersebut.

Kegiatan diskusi sekaligus refleksi diri peningkatan pelayanan pendidikan pada masyarakat ini merupakan himbauan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM agar usai nonton bareng film ” Menolak Diam ” untuk berdiskusi bersama.

P_20180309_074848

” Di era keterbukaan dan kecanggihan teknologi saat ini, marilah kita mengutamakan aturan maupun peraturan yang ada sebagai dasar pijakan dalam menjalankan tupoksi. Marilah kita bekerja keras dan bekerja ikhlas diiringi ke hati – hatian dalam bertindak. Jangan bekerja sesuka hati tanpa memperhatikan aturan yang ada , sehingga pada akhirnya menimbulkan permasalahan ” tutur Dra. Zubaidah, MM

P_20180309_091217

Beragam kesan, pesan dan juga pendapat disampaikan penonton film ” Menolak Diam ” pada sessi diskusi dan refleksi yang dipimpin secara langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Drs. Totok Kasianto. Pengawas TK/SD wilayah Kecamatan Sukun Drs. Didik Siswanto, M.Pd berkesimpulan bahwasannya apa yang terjadi dan digambarkan pada film ” Menolak Diam ” ini tidak lain disebabkan kurangnya komunikasi pihak – pihak terkait, lemahnya pengawasan, dan minimnya kepedulian masyarakat.

Sementara itu Drs. Totok Edy S., M.Pd yang juga merupakan koordinator Pengawas SMP memiliki pendapat tersendiri. Secara keseluruhan film ” Menolak Diam ” ini sangat bagus dan sarat akan pesan moral. Namun disayangkan kurangnya pendidikan karakter yang digambarkan perlawanan frontal para pemain film yang dianggap kurang sopan dan mengarah pada tindakan yang merugikan diri sendiri.

Pendapat Drs. Totok Edy S., M.Pd itupun sontak mendapatkan beragam tanggapan. Ada yang menerima dan ada pula yang memaklumi tindakan tokoh peran film ” Menolak Diam ” dalam usahanya mengumpulkan bukti serta mencari informasi. Sebab terlebih dahulu empat tokoh film tersebut menanyakan beberapa hal yang mereka nilai ganjil secara baik – baik namun ditanggapi tidak sesuai harapan. Bahkan mereka menerima perlakuan tidak adil. Film ini perlu ditonton oleh peserta didik asal didampingi orang dewasa (guru/orangtua) disertai pemberian pemahaman essensi film tersebut.

P_20180309_083009

” Dari diskusi dengan bahan film “Menolak Diam” ini ada beberapa hal yang perlu di garis bawahi sebagai modal kita merefleksikan diri untuk meningkatlan pelayanan pendidikan pada masyarakat. Pertama dalam hal menjalankan tupoksi kita harus berpijak pada aturan dan peraturan yang ada sesuai dengan himbauan ibu kepala dinas. Kedua transparansi dan komunikasi harus dijalin dengan baik antar pihak terkait, tidak terkecuali dengan siswa, orangtua siswa maupun komite sekolah. Ketiga Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) harus dimaksimalkan sehingga anak didik memiliki karakter yang berbudi luhur, terhindar dari sikap kasar. Point ke empat perlu adanya pemetaan potensi siswa pada satuan pendidikan untuk kemudian dibina dan dikembangkan yang pada akhirnya nanti dapat membuahkan sebuah prestasi yang membanggakan. Dan yang terakhir berhati – hati dalam bekerja, bertindak maupun mengambil keputusan. Pelajari dan pahami aturan yang ada sehingga tupoksi yang kita emban berjalan baik, lancar serta terhindar dari permasalahan. ” tutup Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Drs. Totok Kasianto di akhir diskusi sekaligus refleksi diri usai nobar film Menolak Diam (fandi harianto)

Keluarga Besar Dindik Nobar Film Menolak Diam

P_20180309_074818(1)

Malang – Usai melaksanakan apel pagi yang biasanya dirangkai dengan melaksanakan senam sehat bersama jajaran keluarga besar Dinas Pendidikan Kota Malang setiap hari Jum’at khusus pada 10 Maret 2018, kegiatan Senam Pagi ditiadakan diganti dengan nonton bersama film ” Menolak Diam ” produksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

P_20180309_074908

Kegiatan nonton bersama inipun selain diikuti oleh seluruh Kepala Bidang, Kepala seksi dan seluruh staff di lingkungan Dinas Pendidikan turut pula ikut nonton bersama film besutan sutradara Emmil Herradi itu diantaranya Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kepala UPT Pusat Layanan Autis (PLA), Pengawas TK, SD dan SMP, Penilik beserta staff duduk bersama menikmati tontonan yang penuh tuntunan. Bahkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM didampingi Sekretaris Dinas Drs. Totok Kasianto meluangkan waktu ditengah padatnya jadwal untuk turut larut bersama menikmati suguhan film berlatar sebuah SMA di Kota Jogjakarta itu.

P_20180309_074848

Dalam prakata sebelum pemutaran film ” Menolak Diam “, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM berharap seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan menobton, menyimak, mengamati dan nantinya diharapkan dapat memberikan masukan berdasar film yang ditonton demi peningkatan kualitas pelayanan pendisikan di Kota Malang.

” Film ini merupakan salah satu wahana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menumbuhkan keberanian dan juga kepercayaan diri pada generasi muda khususnya pelajar sebagai generasi penerus bangsa untuk mengatakan kebenaran meski itu sulit dan penuh resiko. ” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM.

Screenshot_20180309-084632

Film “Menolak Diam” yang dibintangi oleh Petrus Aji Santosa berperan sebagai Alif, Rahael Ketsia berperan sebagai Nisa, Zed Makarim berperan sebagai Dito, Elang El Gibran berperan sebagai Satrio dan Kevin Kalagita berperan sebagai Bondan. Menggambarkan keresahan yang dialami Alif, Nisa, Dito, Satrio dan Bondan atas ketidak beresan pihak sekolah yang kurang transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan. Keresahan itu awalnya dipicu oleh salah satu pengumuman di majalah dinding sekolah tentang ditiadakannya wisuda kelulusan kelas XII. Alif mengajak Satrio (Elang El Gibran ) dan Bondan (Kevin Kalagita) untuk mendapatkan jawaban dari kepala sekolah.

Niatan mereka semakin menguat manakala dihilangkannya dana mengikuti perlombaan robotik tingkat nasional yang sebelumnya sudah dijanjikan oleh wakil kepala sekolah. Alih-alih mendapat jawaban dari kepala sekolah, pak Ridwan malah menyuruh mereka untuk kembali ke ruang belajar. Dari situ, muncul pertanyaan besar kemana dana-dana tersebut disalurkan? Padahal sudah dianggarkan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) dan dibagikan laporannya tiap tahun kepada orang tua mirid. Mereka kemudian bertekad menyelidiki dan mengumpulkan bukti-bukti terkait adanya penyelewengan dana tersebut. Disinilah perjuangan dan pergerakan mereka dimulai dengan melakukan perlawanan dan pengumpulan barang bukti yang berhadapan dengan ketua komite serta Kepala Sekolah.

P_20180309_074805

Film Menolak Diam yang ditayangkan di tiga layar besar yang disediakan dan terpasang di Aula Dinas Pendidikan Kota Malang kawasan jalan Veteran inipun sukse menuai kekaguman dari Keluarga Besar Dinas Pendidikan Kota Malang. Kemasan yang sederhana, alur cerita yang tidak rumit serta tidak terlalu dramatisir membuat penonton menikmati jalannya film hingga tiada terasa film berakhir dengan bahagia serta meninggalkan kesan mendalam. (fandi harianto)