Get Adobe Flash player

Kepala Dinas Pendidikan Dra. Zubaidah, MM
KALENDER
June 2018
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
AFILIANSI


Film “Menolak Diam” Jadi Bahan Diskusi Refleksi Diri Keluarga Besar Dindik Kota Malang

P_20180309_074805

Malang – Nonton bareng (Nobar) film bertajuk ” Menolak Diam” oleh jajaran keluarga besar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang pada Jum’at 9 Maret 2018 di Aula Komplek Perkantoran Dindik kawasan jalan Veteran No. 19 Malang menjadi bahan diskusi sekaligus refleksi diri peningkatan pelayanan pendidikan pada masyarakat. Film Menolak Diam meruapakan salah satu media sosialisasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menumbuhkembangkan keberanian, kepercayaan diri dan ketegasan dalam menindak praktik korupsi yang terjadi pada sebuah instansi pemerintah, tidak terkecuali satuan pendidikan.

Nobar film ” Menolak Diam ” inipun diikuti pula oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dra. Sri Sutrisnawati, M.KPd., Kepala Bidang Pembinaan SMP Siti Ratnawati, SH., M.Pd., Kepala Bidang Pembinaan SD Dra. Atimah, M.Pd., kepala sub bagian penyusunan anggaran Heny Rachmaniar, SP., MM., Kepala Sub Bagian Keuangan Dra. Lilik Dwi Riyani, jajaran kepala seksi, serta staff Dinas Pendidikan.

P_20180309_074818(1)

Nampak pula 13 orang pengawas TK/SD, enam orang pengawas SMP, Kepala UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kepala UPT Pelayanan Autis Tlogowaru beserta staff dan juga belasan siswa SMK maupun mahasiswa yang melaksanakan magang kerja di Dinas Pendidikan Kota Malang larut menyimak Nobar film ” Menolak Diam ” dari awal hingga akhir sampai dengan diskusi membahas muatan moral yang ada pada film tersebut.

Kegiatan diskusi sekaligus refleksi diri peningkatan pelayanan pendidikan pada masyarakat ini merupakan himbauan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM agar usai nonton bareng film ” Menolak Diam ” untuk berdiskusi bersama.

P_20180309_074848

” Di era keterbukaan dan kecanggihan teknologi saat ini, marilah kita mengutamakan aturan maupun peraturan yang ada sebagai dasar pijakan dalam menjalankan tupoksi. Marilah kita bekerja keras dan bekerja ikhlas diiringi ke hati – hatian dalam bertindak. Jangan bekerja sesuka hati tanpa memperhatikan aturan yang ada , sehingga pada akhirnya menimbulkan permasalahan ” tutur Dra. Zubaidah, MM

P_20180309_091217

Beragam kesan, pesan dan juga pendapat disampaikan penonton film ” Menolak Diam ” pada sessi diskusi dan refleksi yang dipimpin secara langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Drs. Totok Kasianto. Pengawas TK/SD wilayah Kecamatan Sukun Drs. Didik Siswanto, M.Pd berkesimpulan bahwasannya apa yang terjadi dan digambarkan pada film ” Menolak Diam ” ini tidak lain disebabkan kurangnya komunikasi pihak – pihak terkait, lemahnya pengawasan, dan minimnya kepedulian masyarakat.

Sementara itu Drs. Totok Edy S., M.Pd yang juga merupakan koordinator Pengawas SMP memiliki pendapat tersendiri. Secara keseluruhan film ” Menolak Diam ” ini sangat bagus dan sarat akan pesan moral. Namun disayangkan kurangnya pendidikan karakter yang digambarkan perlawanan frontal para pemain film yang dianggap kurang sopan dan mengarah pada tindakan yang merugikan diri sendiri.

Pendapat Drs. Totok Edy S., M.Pd itupun sontak mendapatkan beragam tanggapan. Ada yang menerima dan ada pula yang memaklumi tindakan tokoh peran film ” Menolak Diam ” dalam usahanya mengumpulkan bukti serta mencari informasi. Sebab terlebih dahulu empat tokoh film tersebut menanyakan beberapa hal yang mereka nilai ganjil secara baik – baik namun ditanggapi tidak sesuai harapan. Bahkan mereka menerima perlakuan tidak adil. Film ini perlu ditonton oleh peserta didik asal didampingi orang dewasa (guru/orangtua) disertai pemberian pemahaman essensi film tersebut.

P_20180309_083009

” Dari diskusi dengan bahan film “Menolak Diam” ini ada beberapa hal yang perlu di garis bawahi sebagai modal kita merefleksikan diri untuk meningkatlan pelayanan pendidikan pada masyarakat. Pertama dalam hal menjalankan tupoksi kita harus berpijak pada aturan dan peraturan yang ada sesuai dengan himbauan ibu kepala dinas. Kedua transparansi dan komunikasi harus dijalin dengan baik antar pihak terkait, tidak terkecuali dengan siswa, orangtua siswa maupun komite sekolah. Ketiga Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) harus dimaksimalkan sehingga anak didik memiliki karakter yang berbudi luhur, terhindar dari sikap kasar. Point ke empat perlu adanya pemetaan potensi siswa pada satuan pendidikan untuk kemudian dibina dan dikembangkan yang pada akhirnya nanti dapat membuahkan sebuah prestasi yang membanggakan. Dan yang terakhir berhati – hati dalam bekerja, bertindak maupun mengambil keputusan. Pelajari dan pahami aturan yang ada sehingga tupoksi yang kita emban berjalan baik, lancar serta terhindar dari permasalahan. ” tutup Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Drs. Totok Kasianto di akhir diskusi sekaligus refleksi diri usai nobar film Menolak Diam (fandi harianto)

Tulis Pesan