Dinas Pendidikan Kota Malang

Selaraskan PMP K3S Klojen Gelar Bimtek Bersama Pengawas

P_20180709_132234

Malang – Sebanyak 42 Kepala Sekolah jenjang SD yang terdiri atas 19 Kepala SD Negeri dan 23 Kepala SD Swasta yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Klojen yang kini diketuai oleh Drs. Samsul Ma’arif menyelenggara kan Bimbingan Teknis penyusuna Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) sekaligus pembekalan jelang Tahun Pelajaran 2018/2019 di ruang serba guna SDN Klojen kawasan jalan Patimura No. 1 Malang pada Senin, 9 Juli 2018.

Kegiatan yang menghadirkan tiga orang pengawas SD Dinas Pendidikan Kota Malang yang terdiri atas Drs Basori, M.Pd., Dra Ninit Sunarsih, dan Dr. Idayu Astuti, M.Pd., inipun mengupas tuntas tahapan Pemetaan Mutu Pendidikan yang harus dijalani oleh satuan pendidikan sebagai tahapan yang harus dilakukan dalam menjalankan penjaminan mutu pendidikan baik
secara internal maupun eksternal sehingga dapat menghasilkan peta mutu pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah, pemerintah daerah, dan pemerintah sebagai acuan dalam perencanaan perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan sesuai kewenangan masing-masing.

P_20180709_132223

” Melalui PMP ini satuan pendidikan wajib melaksanakan proses pengumpulan, pengolahan, analisis data dan informasi tentang capaian pemenuhan standar nasional pendidikan dari mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional yang nantinya memberikan gambaran kepada berbagai pemangku kepentingan tentang capaian pemenuhan ” tutur Drs. Basori, M.Pd dalam prakata pemaparannya.

Terdapat lima Instrumen data yang menjadi dasar entry Pemetaan Mutu Pendidikan yakni instrumen data evaluasi diri sekolah, uji kompetensi PTK, data pokok pendidikan, raport dan ujian nasional dengan melibatkan Kepala sekolah, Perwakilan guru kelas, guru mata pelajaran, peserta didik, komite sekolah, operator data pokok pendidikan dan pengawas.

FB_IMG_1531120301986_1

” Bimbingan Teknis Pemetaan Mutu Pendidikan ini kami laksanakan sebagai upaya menyamakan persepsi antar anggota K3S Klojen sehingga pemahaman terhadap PMP dapat selaras dengan aturan, peraturan maupun perundang undangan yang berlaku sehingga meminimalisir pemahaman PMP secara parsial. Sebab proses PMP melibatkan seluruh elemen yang ada pada satuan pendidikan yang masing – masing memiliki peranan serta tugas yang berbeda. ” terang Ketua K3S Kecamatan Klojen Dra. Samsul Ma’arif.MM. (fandi harianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *