Dinas Pendidikan Kota Malang

Plt. Walikota Malang : Pendidikan Tanggung Jawab Kita Semua

IMG-20180718-WA0079

Malang – Plt. Walikota Malang Drs. H. Sutiaji dalam sessi dialog bersama Malang Corruption Watch (MCW) di Kali Metro Kelurahan Merjosari pada Rabu, 18 Juli 2018 mengungkapkan berbagai pemikiran dan juga kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Malang pada semua bidang termasuk bidang pendidikan.

Dalam sambutan pembukanya, Plt. Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengajak seluruh elemen yang ada di Kota Malang ini untuk bersama – sama memancarkan energi positif, agar menghasilkan hal – hal positif demi perkembangan dan kemajuan kota terbesar kedua di Jawa Timur.Sebab manakala energi positif yang dikedepankan, maka bukan orientasi mencari kesalahan, ketidak sukaan atau kebenciaan, namun lebih pada semangat bersama untuk melakukan perbaikan.

IMG-20180718-WA0077

Dialog dalam rangka memperingati 20 tahun kiprah Malang Corruption Watch (MCW), berbagai permasalahan yang mengemuka dimasyarakat satu persatu di kupas tuntas dan dijawab lugas oleh Sutiaji. Merespon beberapa keluhan dan laporan dari perwakilan warga yang hadir dalam dialog tersebut, Plt. Walikota Malang Drs. Sutiaji menyatakan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian terhadap penyelenggaraan pemerintahan, namun Sutiaji menekankan manakala memberikan sebuah informasi hendaknya disertai data yang dapat dipertanggung jawabkan, agar dapat ditindak lanjuti.

IMG-20180718-WA0080

Bidang pendidikan menjadi salah satu topik yang menjadi bahan pembicaraan diantaranya terkait keberadaan komite sekolah. Warga merasa keberadaan beberapa komite sekolah hanya diposisikan semata formalitas untuk “kepentingan” sekolah, yang faktualnya beberapa hanya untuk kepentingan kepala sekolah. Plt. Walikota Malang Drs. Sutiaji yang juga pernah menjabat sebagai komite sekolah, menegaskan bahwa peran komite sekolah penting dan harus didorong sebagai mitra sekolah (Kepala Sekolah).

IMG-20180718-WA0078

Sutiaji menambahkan keberadaan Komite Sekolah janganlah menjadi penghambat program sekolah, apalagi kriminalisasi kepala sekolah. Kita ini kadang kehilangan kearifan dalam bertindak, padahal tanggung jawab pendidikan itu hakikinya ada pada orang tua. Sehingga tidak bisa hitam putih, mutlak hanya dibebankan pada lembaga sekolah atau lebih tinggi lagi negara. Harus ada rumusan partisipasi para orang tua untuk memajukan lembaga sekolah serta mutu pendidikan. Karena perlu duduk bersama, tidak hanya komite sekolah tapi juga duduk bersama dengan Aparat Penegak Hukum (Kejaksaan maupun kepolisian) agar maksud baik untuk kemajuan pendidikan tidak selalu mengarah pada pengertian pungli apalagi keberadaan Komite Sekolah telah diatur jelas dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 75 Tahun 2016.

IMG-20180718-WA0081

Ikut hadir mendampingi Plt. Walikota Malang dalam diskusi ini diantaranya Asisten Administrasi Pemerintahan Abdul Malik, Kepala BP2D Ade Herawanto, Plt. Inspektur Kota Malang Anita Sukmawati, serta hadir pejabat Kejaksaan Negeri Kota Malang Kuswandono, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kabupaten Malang. (fandi harianto/Humas Pemkot Malang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *