Dinas Pendidikan Kota Malang

SMPN 15 Malang Pungkasi MPLS Ajak Walimurid Kenali Potensi

P_20180721_074001

Malang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan jajaran SMP Negeri 15 Malang yang kini di kepalai oleh Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd dipungkasi dengan mengajak walimurid baru kelas VII satuan pendidikan yang berada dikawasan jalan Bukit Dieng T/8 untuk mengenalkan potensj SMP Negeri 15 Malang secara langsung sekaligus menginformasikan hasil MPLS yang telah dijalani oleh buah hati mereka.

P_20180721_080317

Pengenalan potensi, pemberitahuan hasil MPLS sekaligus sosialisasi program kerja SMPN 15 Malang inipun dilangsungkan pada Sabtu, 21 Juli 2018. Sebelum ratusan walisiswa baru kelas VII berkumpul di Aula untuk mengikuti pemaparan sosialisasi program kerja SMPN 15 Malang, terlebih dahulu disuguhi berbagai unjuk aksi dan kreasi ekstrakurikuler binaan di halaman sekolah bersama buah hati mereka secara langsung.

” Selama tiga hari pelaksanaan MPLS, kami juga melakukan pengamatan untuk selanjutnya kami nilai. Pengamatan sekaligus penilaian ini dilakukan oleh guru kelas masing – masing disertai guru pendamping yang merupakan guru mata pelajaran. Sehingga usai pelaksanaan MPLS masing – masing guru kelas dan guru pendamping melakukan pelaporan selanjutnya melakukan penilaian yang akan kami cantumkan dalam sertifikat yang akan kami bagikan kepada walimurid secara langsung ” terang Kepala SMP Negeri 15 Malang Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd.

KS Smpn 15 Agus 20180721_123009

Lebih lanjut Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd memaparkan bahwasannya pelaksanaan MPLS yang diselipi dengan penganatan sekaligus penilaian ini diharapkan antara siswa dengan guru terjalin sinergitas, tersusun pemetaan potensi maupun kelemahan yang ada serta mengenal baik lingkungan sekolah. Aspek yang dijadikan parameter pengamatan dan penilaian siswa baru selama menjalani MPLS terkait pembiasaan siswa yang terintegrasi dalam Penguatan Pendidikan Karakter.

Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd mencontohkan, pengamatan dan penilaian disisi religius anak dilakukan saat siswa baru menjalankan kewajiban mereka selaku umat beragama. Guru kelas dan guru pendamping mengamati siswa baru saat berwudhu, melaksanakan sholat, dan baca Al Qur’ an sehingga kemudian didapatkan hasil yang nantinya menjadi bahan pijakan merumuskan program pembinaan baik bagi siswa baru yang belum menguasai ataupun bagi siswa yang sudah mahir.

Ketepatan waktu kedatangan siswa baru ke sekolah, model potongan rambut dan kerapian berpakaian salah satu aspek penilaian integritas PPK. Dengan menerapkan kedisiplinan yang humanis, diharapkan siswa baru SMP Negeri 15 Malang dalam menjalani proses belajar mengajar selama tiga tahun ke depan dapat berjalan dengan baik yang pada akhirnya mampu meraih hasil yang maksimal sesuai harapan yang diinginkan.

P_20180721_074115

” Jika guru dan siswa telah sinergis dengan saling mengetahui potensi maupun kelemahan yang ada, maka giliran orangtua juga harus memiliki pemahaman, visi dan misi yang sama sehingga selaras antara program kerja yang disusun oleh jajaran SMPN 15 Malang dengan pola pikir, kebiasaan dan juga perilaku orangtua di rumah. Sebab bagaimanapun pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat begitu saja di bebankan pada sekolah semata. Melalui kegiatan pada pagi ini kami berharap Orangtua tahu dan paham terhadap sistem pendidikan, kebijakan pemerintah pusat maupun kebijakan pemerintah daerah, aturan dan peraturan yang diterapkan di SMPN 15, serta terbangunnya jalinan kerjasama yang utuh antara pihak sekolah dengan orangtua siswa. ” terang Kepala SMP Negeri 15 Malang Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd.

Siswa baru kelas VII SMP Negeri 15 Malang yang telah mengikuti pelaksanaan MPLS pada tahun pelajaran 2018/2019 bakal mendapatkan sertifikat yang dilengkapi hasil penilaian dari pengamatan guru kelas dan guru pendamping. Ada empat kriteria nilai yang tercantum dalam sertifikat MPLS SMP Negeri 15 Malang yakni Sangat Baik, Baik, Cukup Baik dan Kurang Baik. Manakala siswa baru kelas VII SMP Negeri 15 Malang mendapatkan nilai kurang baik, maka siswa bersangkutan wajib mengikuti MPLS kembali pada tahun pelajaran berikutnya (fandi harianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *