Dinas Pendidikan Kota Malang

Komisi D DPRD Blora Kunjungi Dindik Kota Malang

P_20180111_134220

Malang – Kamis, 11 Januari 2018 delapan orang anggota Komisi D DPRD Kabupaten Blora Jawa Tengah mengunjungi Dinas Pendidikan Kota Malang. Kehadiran anggota Dewan Terhormat Kabupaten Blora itupun disambut secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM dengan didampingi Drs. Totok Kasianto selaku sekretaris Dinas Pendidikan di ruang rapat kantor kawasan jalan Veteran No. 19 Malang.

Dalam prakata pembukaan, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Drs. Totok Kasianto menucapkan terima kasih atas kehadiran sekaligus kepercayaan yang diberikan jajaran Komisi D DPRD Kabupaten Blora Jawa Tengah menjadikan Kota Malang destinasi study kerja untuk saling sharing pengalaman di kedua daerah.

P_20180111_133523(1)

” Pelayanan pendidikan yang ada dikota Malang saat ini tidak terlepas dari peran serta stakeholder yang senantiasa dilibatkan oleh Dinas Pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas, pemberian pelayanan pendidikan yang maksimal sebagai bentuk mewujudkan Tri Bina Cita Kota Malang yakni Kota Pariwisata, Kota Industri dan Kota Pendidikan. Kebetulan Kota Malang memiliki puluhan perguruan tinggi serta ratusan lembaga pendidikan berbagai jenjang. Sehingga menjadi daya tarik daerah lain untuk mengenyam pendidikan di Kota Malang. ” tutur Drs Totok Kasianto.

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Blora Jawa Tengah H. Supardi menyatakan bahwa tujuan datang ke Dinas Pendidikan Kota Malang ini guna menajamkan pengetahuan dan kemampuan untuk dapat diimplementasikan di Blora sesuai dengan regulasi yang ada dengan melihat situasi, kondisi serta kemampuan dilapangan. Usai melaksanakan kegiatan study kerja pihaknya dapat mengaplikasikan berbagai inovasi yang telah sukses mengantarkan insan pendidikan Kota Malang meraih berbagai prestasi.

P_20180111_133542

” Saya bersama mas Arip, mas Yanto, pak Rajiman, mas Joko Supratno, mas Agung, mbak Irma, dan mas Budi selaku anggota Komisi D DPRD Kabupaten Blora Jawa Tengah biasanya melakukan study kerja ke rekan sejawat atau boleh dikata sesama anggota DPRD beda daerah. Namun kali ini kami melakukan study kerja langsung pada Organisasi Perangkat Daerah sebagai pelaksana kebijakan, regulasi ataupun peraturan yang ada. Dengan demikian kami dapat secara langsung mengetahui langkah, kiat dan proses kerja secara nyata dari narasumber yang berkompeten secara langsung ” ujar Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Blora Jawa Tengah H. Supardi.

Pada pemaparan awalnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM kembali menekankan bahwasannya dalam melaksanakan tupoksinya memberikan pelayanan pendidikan yang maksiman dan berkualitas hal pertama yang menjadi pondasi yakni paradigma pendidikan harus maju bersama. Untuk dapat maju bersama itu diperlukan kebersamaan dan juga kerjasama pada seluruh elemen yang terkait.

P_20180111_133610

” Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Malang dalam hal ini Walikota H. Moch. Anton yang bersama pihak DPRD Kota Malang mengeluarkan Perda sebagai tindak lanjut UU yang mengatur 10 persen anggaran wajib dialokasikan pada sektor pendidikan. Tidak hanya itu saja, kami juga menjalin komunikasi dengan pihak akademisi, pihak Dewan Pendidikan Kota Malang, LSM, media massa, masyarakat luas dan utamanya Komite Sekolah untuk senantiasa meningkatkan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan maupun peserta didik melalui program kerja yang kami rencanakan dan kami jalankan sesuai dengan aturan yang ada. ” jelas Dra. Zubaidah, MM.

Screenshot_20180111-172729_1

Zubaidah juga memperkenalkan secara singkat kondisi geografis, sosial dan budaya Kota Malang. Visi terwujudnya insan Kota Malang yang cerdas, bermartabat dan mampu bersaing di era global di break down oleh Dinas Pendidikan melalui berbagai program kerja dan inovasi – inovasi seperti halnya Green School Festival yang pada akhirnya mampu membangun kesadaran serta budaya peduli lingkungan yang berbuah raihan prestasi penghargaan sekolah Adiwiyata baik propinsi, nasional hingga Adiwiyata Mandiri.

Screenshot_20180111-170900_1

Misi Pemerintah Kota Malang yang diembankan pada Dinas Pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat melalui pemberian dana BOSDA, pemberian bantuan pendidikan pada siswa kurang mampu, pengadaan bus mini (elf) dan bus besar sebagai sarana transportasi siswa secara gratis merupakan implementasi dari misi Kota Malang bidang pendidikan.

Zubaidah pada kesempatan inipula meemberikan gambaran bahwasannya seluruh lapisan masyarakat berhak menikmati layanan pendidikan yang berkualitas. Tidak terkecuali penyandang disabilitas dan ABK. Swlain memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Malang dalam hal ini Dinas Pendidikan memiliki Pusat Layanan Autis (PLA) sebagai wahana mempersiapkan anak penyandang ABK agar dapat mandiri dan bisa mengikuti pendidikan formal.

FB_IMG_1515665177071

Untuk memotivasi insan pendidikan agar senantiasa mengembangkan potensi yang dimiliki yang pada akhirnya berbuah prestasi, Dinas Pendidikan Kota Malang memiliki pos anggatan khusus pemberian reward tambahan. Bahkan setiap pendidik memiliki kesempatan untuk memperoleh promosi menjadi kepala sekolah sebagai reward atas prestasi yang diraihnya. Ternyata apa yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang inipun mendapat perhatian khusus dari Presiden maupun Kemendikbud, sehingga beberapa kali mendapatkan penghargaan sebagai pengelola pendidikan terbaik di daerah.

P_20180111_142406

Beberapa pertanyaan dilontarkan oleh anggota Komisi D DPRD Kabupaten Blora Jawa Tengah saat sessi diskusi dibuka. Diantaranya mengenai pelaksanaan lima hari sekolah, mekanisme penyaluran dan pelaporan BOSDA, kiat sekolah di Kota Malang menggali partisipasi masyarakat ditengah kebijakan pendidikan gratis serta pertanyaan lainnya. Berbagai lontaran pertanyaan tersebut dijawab secara bergantian baik oleh Dra. Zubaidah, Mm maupun oleh Drs. Totok Kasianto sesuai dengan kondisi dan fakta yang ada dilapangan. (fandi harianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *