Get Adobe Flash player
KALENDER
February 2018
M T W T F S S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  
AFILIANSI


SD Mutu Kawi Semakin Bermutu

P_20180208_095450

Malang – SD Muhammadiyah 1 Malang yang berada dikawasan jalan Kawi atau biasa disebut SD Mutu kini semakin bermutu. Itu tidak terlepas dari kiprah Elvi Muafidah, S.Pd selaku Kepala Sekolah beserta jajarannya yang senantiasa konsisten dan berkesinambungan dalam memacu motivasi peserta didiknya untuk terus berusaha dan belajar demi mewujudkan mimpi mereka baik secara akademis maupun non akademis.

P_20180208_095424

Berbagai upaya nyata melalui program kerja pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang dilaksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan nyatanya mampu makin mengharumkan nama SD Mutu Kawi pada khususnya dan insan pendidikan kota Malang pada umumnya. Pada Kejuaraan pencak silat terbuka antar pelajar SD, SMP, SMA mahasiswa dan Dewasa PPS Paku Bumi Cup IV 2018 se Nasional , Asia dan Eropa Piala Bergilir Mayjen TNI (Purn) H. Eddie M. Nalapraya jum at sampai minggu 2 hingga 4 Februari 2018 di GOR Padjajaran dan GOR Trilomba Juang Bandung Jawa Barat dua peserta didik SD Mutu meraih medali emas.

P_20180208_095408

Satu medali emas dipersembahkan siswa Kelas V A SD Mutu Kawi atas nama Romeo Valentino Simanjuntak. Siswa kelahiran Jakarta 18 Juli 2006 silam putra pasangan dari Tumpak Simanjuntak dan Retno Setianingsih yang awalnya tidak suka dengan pencak silat itu lambat laun malah jatuh hati usai dirinya ditunjuk pelatik ekstrakurikuler Tapak Suci SD Mutu Kawi untuk ikut kejurda karena dinilai bagus dalam menghafalkan gerak Tapak Suci. Ditambah lagi motivasi ibunda yang mengatakan bahwasannya prestasi dapat mempermudah mendapatkan sekolah makin mempertebal semangatnya menggeluti ekskul Tapak Suci yang ia ikuti sejak duduk di kelas 3.

P_20180208_095408

Medali kedua pada ajang yang sama dipersembahkan oleh Mutia Khairina Adani yang kini duduk di kelas IV – A. Putri pasangan dari Daddy Santoso dan Hartini yang lahir pada 15 Maret 2007 di Surabaya itupun mengaku tekun menggeluti Tapak Suci karena terdorong rasa ingin menyerupai sang ayah yang merupakan legenda pencak silat nasional. Berkat keinginannya untuk mengikuti jejak si ayah itulah, Mutia Khairina Adani rajin berlatih Tapak Suci dan giat mengikuti salah satu ekskul binaan SD Mutu Kawi. Bahkan berkat sosok ayahnya itu, Mutia tidak gentar saat berhadapan dengan kontestan dari Malaysia, Singapura maupun dari India. (fandi Harianto)

Tulis Pesan