Malang – Senin 15 Juli 2019 mungkin menjadi salah satu moment yang tiada terlupakan oleh 300 peserta didik baru Tahun Pelajaran 2019/2020 SMP Negeri 5 Malang. Ditengah keseruan mereka menjalani Hari Pertama Sekolah, Walikota Malang Drs. H. Sutiaji didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM menyambangi mereka untuk bertatap muka secara langsung.  Kegiatan yang dilaksanakan di ruang serba guna satuan pendidikan yang kini dikepalai oleh Drs. Burhanuddin, M.Pd kawasan Jalan WR. Supratman itupun berlangsung gayeng dan penuh kekeluargaan karena dalam penyampaian amanahnya, Walikota Malang Drs. H. Sutiaji membawakan dengan ceria, santun, penuh pesan moral, dialogis dan diselingi dengan candaan – candaan yang mendidik untuk memotivasi 300 peserta didik baru SMP Negeri 5 Malang siap bertransformasi dari siswa SD menjadi siswa SMP yang tentunya harus lebih baik lagi.

” Kedisiplinan merupakan satu kunci menuju kesuksesan. Jika ada anak yang pintar atau cerdas namun dia tidak disiplin dalam mengatur waktu untuk belajar, dia akan tertinggal dengan temannya yang biasa – biasa saja namun disiplin dalam managemen waktu untuk belajar. Disiplin memiliki arti yang luas. Disiplin menjalankan perintah Agama, disiplin menjauhi larangan Agama, disiplin mentaati peraturan yang ada, termasuk disiplin dalam menjaga kebersihan merupakan pembiasaan yang harus dilakukan secara terus menerus setiap harinya. Manakala karakter disiplin telah tertanam, terbentuk dan dijalankan secara konsisten, maka hasilnya akan dinikmati saat ini maupun dimasa mendatang. ” Jelas Walikota Malang Dra. H. Sutiaji.

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Malang itupun menambahkan dengan memberikan gambaran bahwasannya jika hidup tidak disiplin maka akan membawa dampak yang merugikan baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan. Tidak disiplin dalam membuang sampah hingga lingkungan kotor menimbulkan rasa tidak nyaman, tidak kerasan yang pada akhirnya minat untuk datang dan belajar dengan giat di sekolah sangat rendah yang pada akhirnya prestasipun menjadi merosot. Tidak disiplin dalam berlalu lintas dapat mengakibatkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun pada orang lain.

” Beberapa kali saya meninjau langsung peristiwa banjir di beberapa titik Kota Malang, salahsatunya disebabkan tersumbatnya saluran air oleh tumpukan sampah yang dibuang oleh oknum yang tidak disiplin dalam membuang sampah. Tidak jarang pula saya mendengar percakapan yang salahsatunya merasa menyesal karena dulu tidak disiplin dalam belajar atau disiplin dalam bekerja sehingga kini dia merasa kurang beruntung baik pada sisi ekonomi maupun pada sisi profesi ” tutur Sutiaji memberikan gambaran betapa pentingnya disiplin dalam hidup sehari – hari.

Sebagai bentuk melatih kemandirian, kepercayaan diri serta menguji nasionalisme siswa, Sutiaji menunjuk salah satu peserta didik baru SMP Negeri 5 Malang untuk menyanyikan lagu “Padamu Negeri” bersama dirinya. Usai menyanyikan lagu siswa atas nama Davina dari kelas Kalimantan mendapatkan hadiah khusus dari Walikota Malang Drs. H. Sutiaji. Orang nomor satu di Pemkot Malang itupun mengatakan bahwasannya Reward (hadiah) and Punishment (hukuman) itu perlu diberikan manakala seseorang melakukan kebaikan ataupun melakukan keburukan agar menjadi motivasi dan bahan evaluasi bagi yang lainnya.

” Dari pantauan di SDN Kauman 1 dan di SMP Negeri 5, satuan pendidikan di Kota Malang telah melaksanakan himbauan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Kota Malang serta Dinas Pendidikan Kota Malang tentang Hari Pertama Sekolah (HPS) yang wajib di isi dengan kegiatan serta materi yang positif serta bermuatan Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pengenalan Lingkungan Sekolah pada peserta didik baru dan menjalin sinergitas yang baik dengan orangtua siswa ” tutur Kepala Dinas Pendidikan kota Malang. (fandi harianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here