MALANGTIMES – Media sosial kini sudah bukan sesuatu yang tabu, dan sudah melekat dengan kehidupan masyarakat. Lantaran sudah banyak orang yang memiliki smartphone, akses ke media sosial pun menjadi sangat mudah.

Setiap orang yang memiliki smartphone bisa mengunggah tulisan, gambar, video, atau konten apapun ke media sosial. Maka dari itu kini semua orang bisa menjadi wartawan. Sebab, semua orang bisa mencari, menulis, mengirim berita tanpa perlu terikat dengan redaksi.

Meski begitu, apapun yang dishare di internet tentu memiliki konsekuensi. Untuk itu, seharusnya setiap orang wajib memiliki etika menulis.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat menghadiri Journalist Camp 2019 hari kedua di Warung Pan Java, Jumat (5/4). “Karena itu etika tata cara menulis berita menjadi wajib untuk siapapun,” tandasnya.

Mengapa hal ini diperlukan? Muhadjir mengingatkan kepada peserta Journalist Camp saat ini terdapat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dapat menjerat setiap orang yang mengunggah konten ‘ngawur’. “Semua orang bisa membikin berita tapi diproteksi dan diatur undang-undang ITE dan kalau tidak hati-hati bisa menjerat Anda semua,” jelasnya.

Untuk itu penting bagi masyarakat, terutama siswa siswi SMP untuk belajar jurnalistik dalam Journalist Camp yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang bekerja sama dengan Malang Times.com serta didukung AirAsia dan Indomaret. “Percaya dengan saya. Pilihan Anda untuk berlatih jurnalistik ini pilihan yang tepat,” tegasnya.

Disampaikan Muhadjir, saat ini banyak orang-orang yang menyebar hoax, membuat berita palsu, hingga mengumpati orang. Namun ia percaya, 104 siswa siswi yang hadir dalam Journalist Camp 2019 sebagai generasi milenial bukan termasuk dalam golongan tersebut.

“Generasi milenial ini generasi yang lebih beretika dalam menggunakan media sosial. Yang suka menyebar hoax, yang bikin berita palsu, yang umpatan-umpatan yang tidak terpuji dan yang tidak baik itu biar yang telah tua. Sebentar lagi mereka juga mati. Anda lah generasi milenial yang saya optimis mengantarkan masa depan Indonesia yang lebih cerah,” paparnya.

Sekarang ini, menurut Muhadjir, Indonesia sedang kemaruk media sosial. Penggunaannya sudah sangat berlebihan. Untuk itu ia berpesan kepada para peserta Journalist Camp untuk memanfaatkan media sosial dengan baik.

“Tolong Anda harus betul-betul memanfaatkan media sosial dengan baik dan dengan etika. Penguasaan anda di bidang IT jauh lebih hebat dibanding saya. Saya ingin generasi milenial bukan hanya terampil menguasai teknologi terutama teknologi informasi dan komunikasi, tapi juga punya etika yang baik, punya ukuran-ukuran norma yang sangat elegan dan sangat terpuji ketika memanfaatkan media sosial,” pungkas mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini,

Disadur sepenuhnya dari laman :

www.malangtimes.com/amp/baca/37815/20190405/144600/mendikbud-ingatkan-peserta-journalist-camp-2019-mengenai-etika-bermedsos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here