Malang – Usai memberikan amanahnya pada peserta Upacara Peringatan HUT ke – 48 KORPRI, HUT ke – 74 PGRI dan Hari Guru Nasional di Halaman Balaikota Malang kawasan jalan Tugu, Walikota Malang Drs. H. Sutiaji membacakan puisi sebagai bentuk apresiasi atas segala daya dan upaya serta jasa guru dalam mendidik, membimbing dan mengajari siswa siswinya.

Tidak kurang tiga puisi dibacakan oleh Walikota Malang Drs. H. Sutiaji dihadapan peserta upacara. Puisi pertama yang dibacakan berjudul ” PahlawanTanpa Tanda Jasa ”

Pahlawan tanpa tanda jasa
Ialah guru
Yang mendidik ku
Yang membekali ku ilmu
Dengan tulus dan sabar
Senyum mu memberikan semangat untuk kami
Menyongsong masa depan yang lebih baik

Setitik peluh mu
Menandakan sebuah perjuangan yang sangat besar
Untuk murid – muridnya
Terima kasih guru
Perjuanganmu sangat berarti bagiku
Tanpamu ku tak akan tahu tentang dunia ini
Akan selalu kupanjatkan doa untukmu
Terima kasih guru ku

Sedangkan puisi kedua yang dibacakan Drs. H. Sutiaji bertajuk ” Pahlawan Pendidikan ”

Jika dunia kami yang dulu kosong
Tak pernah kau isi
Mungkin hanya ada warna hampa, gelap
Tak bisa apa – apa, tak bisa kemana – mana

Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan garis – garis, juga kata
Yang dulu jadi mimpi
Kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
Itu karena kau yang mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus dilukis
Juga tentang kata yang harus dibaca

Terima kasih guruku, dari hatiku
Untuk semuaejuang pendidikan
Dengan pendidikanlah nasib kita bisa dirubah
Apa yang tak mungkin kau jadikan mungkin
Hanya ucapan terakhir dari mulut ku
Gempitakanlah selalunjiwamu
Wahai pejuang pendidikan Indonesia

Dan puisi pamungkas berjudul ” Guruku Pahlawanku ”

Andai kata Matahari tiada
Dunia akan beku dan bisu
Pelangi tiada akan terpancar
Kehidupan tiada akan terlaksana

Disaat titik kegalauan menghampiri,
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang nampak dari sudut – sudut bibirmu
Dan gerak gerik tubuhmu

Engkau sinari jalan – jalan kami yang buntu
Yang hampir menjerumuskan masa depan kami
Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada pernah sirna diterpa angin usia

Guru…
Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkanmu
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami

Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus dilukis
Juga tentang kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami berarti

Guru…
Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terima kasih atas semua jasa – jasamu
Maafkan kami bila telah membuatmu kecewa
Jasa – jasamu akan kami semat abadi sepanjang hidup kami
Terima kasih guruku, engkau pahlawanku.

(Fandi Harianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here