Malang – Jum’at 29 Nopember 2019 Walikota Malang Drs. H. Sutiaji Pimpin Upacara Peringatan HUT ke – 48 KORPRI, HUT ke – 74 PGRI dan Hari Guru Nasional di Halaman Balaikota Malang kawasan jalan Tugu. Kegiatan inipun selain dihadiri oleh ribuan anggota KORPRI dan PGRI se Kota Malang turut pula dihadiri Kepala SKPD termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Malang Malang (Forkopimda).

Dalam Amanahnya Walikota yang berpasangan dengan Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko selaku Wakil Walikota mengatakan bahwasannya tema Hari Guru Nasional Tahun 2019 yakni Guru Penggerak Indonesia Maju haruslah benar – benar dipahami dan kemudian di implementasikan dengan baik oleh guru pada proses belajar mengajar disatuan pendidikan masing – masing.

” Guru merupakan salah satu agen perubahan, terlebih memasuki era Revolusi Industri 4.0 ini. Guru haruslah mampu menyiapkan siswa dan siswi menghadapi era disrupsi teknologi. Guru tidak hanya mengajar semata, namun juga harus mampu menjadi katalisator, fasilitator serta menemukan potensi peserta didiknya sesuai dengan perkembangan jaman. Perubahan yang terjadi berawal dan berakhir dari seorang guru. Jangan menunggu aba – aba, jangan menunggu perintah. Ambil inisiatif dan langkah kecil di kelas bapak dan ibu guru. Eksplorasi potensi, inovasi dan kreasi anak. Ajak mereka berdiskusi dengan nyaman, beri kepercayaan pada mereka untuk berkarya dan menampilkan karyanya.” tutur Sutiaji dalam amanahnya.

Walikota Malang yang bertubi – tubi memperoleh penghargaan diberbagai sektor itupun menambahkan bahwasannya Perubahan jaman yang diiringi dengan perkembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi menuntut kita wajib untuk menguasai teknologi, jangan kita yang dikuasai oleh teknologi. Anak tidak dapat kita larang untuk menggunakan telepon pintar. Namun kita wajib melakukan pengawasan dan bimbingan agar mereka bijak menggunakan teknologi, sehingga menjadi insan yang berintegritas, matang spritualnya, matang intelektualnya, matang jiwa sosialnya, dan matang sisi emosionalnya.

Sebelum mengakhiri sambutanya, Walikota penghobby Bulutangkis inipun membacakan puisi sebagai hadiah untuk jasa jasa guru dalam membimbing, mengajar, dan mendidik anak bangsa menjadi genarasi yang cerdas berintegritas.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang dipersembahkan insan Kota Malang di berbagai bidang dan level kejuaraan atau lomba, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan memberikan penghargaan khusus.

(Fandi Harianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here