IMG_20190711_193829312

Malang – Bertempat di Hall SMP Negeri 15 Malang, kawasan jalan Bukit Dieng T/8, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM kembali mengingatkan jajaran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang bertugas di satuan pendidikan yang kini dikepalai oleh Agus Wahyudi, S.Pd. , M.Pd untuk menguasai metodologi pembelajaran Abad 21 saat memberikan materi Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Malang pada kegiatan Workshop di SMP Negeri 15 Malang bertajuk ” Menguatkan Manajemen Sekolah Berbudaya Lingkungan yang Ramah Anak”

Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis 11 Juli 2019 hingga Sabtu 13 Juli 2019 inipun selain menghadirkan Dra. Zubaidah, MM sebagai narasumber turut pula dihadirkan Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Malang Sutikno, S.Pd, MM serta Mohammad Ihsan selaku Direktur Penerbit Pustaka dan tidak ketinggalan Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd.

IMG_20190711_193901073

” Kegiatan ini kami maksudkan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan menjelang awal tahun pelajaran 2019/2020. Di samping itu, sesuai dengan tema yang kami angkat, kegiatan ini untuk menguatkan manajemen sekolah berbudaya lingkungan yang ramah anak” jelas Kepala SMP Negeri 15 Malang Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd.

IMG_20190711_194004758

Dalam paparannya dihadapan 48 orang tenaga pendidik dan 15 orang Tenaga Kependidikan, SMP Negeri 15 Malang Dra. Zubaidah, MM kembali mengingatkan pada agar penyampaian materi pembelajaran pada peserta didik, haruslah paham dan menguasai bahan ajar sekaligus mampu membangkitkan animo peserta didik untuk bertanya mengeksplorasi lebih dalam pengetahuan sesuai dengan materi yang diajarkan. Sebab di Abad 21 ini tidak musimnya lagi guru hadir di kelas, memberikan catatan, kemudian guru duduk sambil bermain HP setelah itu menerangkan sebentar lalu melakukan proses tanya jawab tanpa teknik atau metode pembelajaran yang menarik, inovatif, kreatif serta rekreatif.

IMG_20190711_193927390

” Jadilah guru yang disukai anak didik, sehingga anak didik bahagia, gembira dan senang hati mengikuti mata pelajaran yang bapak dan ibu guru berikan. Jangan sampai karena pribadi yang kurang baik seperti suka mencela, suka mengancam, apalagi main tangan yang pada akhirnya peserta didik merasa tidak suka pada bapak ibu guru sekaligus tidak suka dengan mata pelajaran yang bapak ibu guru sampaikan, sehingga membawa dampak bagi peserta didik hingga di masa mendatang” tegas Dra. Zubaidah, MM.

IMG_20190711_193943432

Lebih lanjut, mantan kepala Dinas Sosial serta Dinas Perpustakaan Kota Malang itupun menjabarkan bahwasannya peran guru di Abad 21, tidak hanya sebagai pengajar semata namun juga berperan pula sebagai penjaga gawang, fasilitator , katalisator dan penghubung.

IMG_20190711_194027502

Beberapa materi lainnya yang disampaikan pada workshop yang diselenggarakan oleh jajaran SMP Negeri 15 Malang inipun diantaranya Evaluasi Kegiatan tahun 2018/2019, Pembagian tugas tahun 2019/2020, sekaligus Penyusunan Program Sekolah tahun 2019/2020 yang disampaikan oleh Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah.

Sedangkan materi Analisis KD setiap Mapel serta Penyusunan KKM Mapel, KKM Tingkat, dan KKM Satuan Pendidikan) disampaikan oleh Wakil Kepala SMP Negeri 15 Bidang Akademik

_IMG_000000_000000

Materi Kesiapan Guru dalam Pembelajaran Abad 21 disampaikan oleh Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Malang Sutikno, S.Pd, MM. Dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang Kesiapsiagaan dalam Penganggulangan Bencana, Pencegahan Dini Siswa Terpapar Narkoba, Pentingnya Publikasi Sekolah serta teknik Membuat Soal HOTS.

_IMG_000000_000000

Gelaran workshop inipun dijadika pula sebagai wahana untuk menumbuhkembangan budaya literasi dengan menghadirkan Mohammad Ihsan selaku Direktur Penerbit Pustaka selaku narasumber Menyusun Karya Tulis dan atau Buku Karya Kreatif Guru yang tidak hanya sebatas pada tataran Teori semata namun juga sekaligus bimbingan untuk Praktek secara langsung. ( fandi harianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here